Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Saturday, 5 Ramadhan 1442 / 17 April 2021

Imperialis dan Terdosillas: Awal Mula Nestapa Bangsa

Rabu 24 Jul 2019 06:17 WIB

Red: Muhammad Subarkah

Columbus ketika menginjakan kaki pertamanya di beneua Amerika

Columbus ketika menginjakan kaki pertamanya di beneua Amerika

Foto: wikipedia
Imperailsi dan perjanjian Terdosillas itu awal nestapa dari setiap bangsa.

Oleh: Dian Widiyanrko, Penulis dan Penikmat Filsafat.

Pernah nonton film Apocalypto (2006) yang disutradarai Mel Gibson? Di endingnya digambarkan pribumi Bangsa Amerika bengong melihat laut di mana ada kapal besar dan perahu menuju daratan dengan membawa orang berkulit putih dan berbusana asing (baju militer Eropa).

Itu adalah awal datangnya para imperialis Spanyol untuk menakhlukkan Benua Amerika, atau dalam istilah mereka; dunia baru, dan memasukkan dalam koloni mereka.

Seperti diketahui, setelah Daulah Islam di Andalusia jatuh, berdiri dua negara di kawasan itu yaitu Spanyol dan Portugis. Keduanya tumbuh menjadi imperium yang sama-sama berambisi memperluas wilayah dan menakhlukkan dunia baru.

Untuk melerai perselisihan keduanya, dibuatlah Perjanjian Tordesillas pada 7 Juni 1494. Paus Alexander VI membagi dunia menjadi dua: belahan dunia bagian Timur untuk Portugis, belahan dunia bagian Barat untuk Spanyol.

Maka kemudian keduanya segera menjelajah dunia melalui ekspedisi militer untuk menakhlukkan sebanyak mungkin wilayah di bagiannya masing-masing untuk dimasukkan ke dalam koloni.

Jika latar film Apocalypto adalah tahun 1502, maka orang Spanyol yang datang itu adalah Francisco Pizarro, bukan Christopher Colombus sebagaimana banyak ditulis orang soal ending film itu. Karena tahun itu persis dengan tahun kedatangan Pizzaro ke benua Amerika.

Sebuah tahun yang menandai awal kepedihan Bangsa Amerika. Bangsa Amerika di sini bukan penduduk Amerika Serikat saat ini, tapi pribumi penghuni asli Benua Amerika sebelum kedatangan orang Eropa.

Inilah datangnya kiamat (apocalypto) yang diramalkan dukun yang coba ditebus dengan pengorbanan manusia di film tersebut. Salah satu korban yang lolos adalah Jaguar Paw, si tokoh utama.

Selain Pizzaro yang menakhlukkan Inca (sekarang wilayah Peru hingga Chile), pada 1511 orang Spanyol lainnya Hernan Cortez juga mencaplok Astek (sekarang Meksiko bagian tengah) dan akhirnya peradaban Maya (meksiko bagian selatan) pun dikuasai.

Nah buku yang ditulis Kim Macquarrie ini menjabarkan dengan detail sejarah memilukan itu. Bagaimana para imperialis memainkan intrik, pembantaian, menaikkan raja boneka, lain sebagainya. Modus yang tak asing dan pernah terjadi pula di Nusantara.

photo
Buku Hari-Hari Terakhr Bangsa Inca
Bagi saya buku ini seolah adalah sekuel dari film Apocalypto tadi. Kebetulan saya baca dulu setelah nonton filmnya.

Bagi anda yang suka traveling dan pengen ke Manchu Picchu, buku ini juga bisa menambah wawasan akan sejarah kota indah di atas gunung itu. Yang dimatikan, terkubur waktu, sampai akhirnya ditemukan kembali oleh penjelajah Amerika Serikat, Hiram Bigham, di tahun 1911.

Selamat membaca. Selamat menaiki mesin waktu ke masa lalu.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA