Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Tuesday, 25 Rajab 1442 / 09 March 2021

Baibars Al-Mansuri Dokumentasikan Dinasti Mamluk

Selasa 23 Jul 2019 12:12 WIB

Red: Agung Sasongko

Peta kekuasaan Dinasti Mamluk.

Peta kekuasaan Dinasti Mamluk.

Foto: Prezi.com
Baibars Al-Mansuri sejarawan Mesir yang kala itu diperintah Dinasti Mamluk.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pada masa selanjutnya, hadir seorang sejarawan yang juga pejuang, Baibars Rukn Al-Din Ad-Dawadar Al-Mansuri. Nama pendeknya, Baibars Al-Mansuri. Ia hidup pada abad ke-13 dan menjadi salah satu sejarawan paling otoritatif pada masa itu. Saat Mesir diperintah oleh Al-Malik An-Nasir, dari Dinasti Mamluk.

Sebelum Al-Malik An-Nasir naik takhta, Baibars Al-Mansuri, bergabung dengan pasukan Islam yang melawan Tentara Salib dan pasukan Mongol di Suriah, Palestina, dan Asia Kecil. Saat itu, tampuk pimpinan berada di tangan Sultan Qala'un (1279 -1290 Masehi) dan Al-Ashraf Al-Khalil (1290-1293 Masehi).

Tak hanya karier militer ia jalani. Ia pun pernah memanggul tanggung jawab dalam bidang administrasi. dengan menjabat sebagai gubernur benteng Al-Karak. Lalu, pada saat Al-Malik An-Nasir naik takhta, Baibars Al-Mansuri baru saja kembali dari sebuah ekspedisi militer ke Hims dan diberi jabatan tinggi.

Baca Juga

Selain itu, Al-Mansuri ditunjuk sebagai kepala arsip yang bertanggung jawab atas korespondensi para pejabat istana. Tugas lainnya adalah mengemban sejumlah misi khusus. Sekitar awal tahun 1294 Masehi, di dikirim ke Alexandria untuk menghadapi para bajak laut kaum Frank.

Baibars Al-Mansuri selama beberapa saat tinggal di Alexandria untuk mendistribusikan pajak kelaparan yang dipungut dari orang-orang kaya Mesir untuk memberi makan orang-orang miskin. Saat Lagin, memimpin pada 1296 Masehi, Al-Mansuri kehilangan jabatannya.

Namun dua tahun kemudian, ia kembali mendapatkan posisi di lingkar kekuasaan. Ini terjadi saat Al-Malik An-Nasir berkuasa lagi. Sebagai sejarawan, ia mampu merekam berbagai peristiwa selama kekuasaan Dinasti Mamluk. Termasuk, ekspedisi militer pasukan Mamluk.

Al-Mansuri meninggalkan sejumlah karya, di antaranya adalah  Zubdat Al-Fikra fi Tarikh Al-Higra . Dalam buku ini, ia bercerita tentang sejarah Islam secara umum dan pemberontakan yang pernah dilakukan sekelompok anggota keluarga Dinasti Mamluk.

sumber : Mozaik Republika
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA