Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Tuesday, 12 Zulqaidah 1442 / 22 June 2021

Punya Keterbatasan Fisik, tak Surutkan Samuel Bertemu Idola

Ahad 21 Jul 2019 13:44 WIB

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto

Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan saat melawan ganda putra Jepang Takuro Hoki-Yugo Kobayashi dalam pertandingan babak semifinal turnamen Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7).

Pasangan ganda putra Indonesia Mohammad Ahsan-Hendra Setiawan saat melawan ganda putra Jepang Takuro Hoki-Yugo Kobayashi dalam pertandingan babak semifinal turnamen Blibli Indonesia Open 2019 di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (20/7).

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Sejak mengenal bulu tangkis, Samuel mengidolakan Hendra/Ahsan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seorang anak usia 16 tahun duduk di kursi roda ditemani ibu dan keluarganya, menjadi pemandangan satu dari ratusan fan yang menunggu pasangan ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, selesai jumpa pers usai menang di semifinal atas pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, Sabtu (20/7). Namanya Samuel.

Keterbatasan fisiknya karena penyakit cerebral palsy tak menyurutkan semangatnya bertemu para idolanya. Wajah Samuel semringah ketika idolanya menyempatkan diri berfoto dengannya. Dia mengaku senang mendapatkan kesempatan itu. Sejak mengenal bulu tangkis, Samuel mengidolakan Hendra/Ahsan.

"Keren," kata Samuel yang tinggal di Cikarang, Jawa Barat, mengungkapkan alasan mengidolakan juara All England 2019 itu di Istora Senayan, Jakarta, Sabtu.

Selain Hendra/Ahsan, Samuel juga mengidolakan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Dia juga mendapatkan kesempatan berfoto dengannya.

Ibu Samuel, Romana mengatakan, anaknya menyukai olahraga tepok bulu angsa itu sejak kecil. Penyakit yang dideritanya sejak lahir itu tak membuat semangatnya kendor berjumpa dengan idolanya. Dia juga hadir ke berbagai kejuaraan bulu tangkis di Indonesia.

Menurut Romana, anak ketiganya itu hanya ada masalah pada tubuhnya dari pinggang ke bawah. Sementara ingatannya sendiri sangat kuat. "Dia tahu semua nama pemain," kata dia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA