Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Ace: Ada Kelompok yang tak Terima Pertemuan Jokowi-Prabowo

Ahad 14 Jul 2019 11:40 WIB

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Ratna Puspita

Ace Hasan Syadzily

Ace Hasan Syadzily

Foto: Republika/Wihdan
Ace mengungkapkan tiga alasan kelompok yang tak terima pertemuan Jokowi-Prabowo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Ace Hasan Syadzily mengungkap masih ada sejumlah kelompok yang tak terima pertemuan Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. Ace pun mengungkapkan, terdapat tiga alasan kelompok yang tak terima pertemuan tersebut. 

"Tapi masih ada pihak-pihak yang memang tidak terima dengan pertemuan kedua tokoh bangsa ini? Pertanyaannya, kenapa mereka tidak terima dengan pertemuan tersebut? Ada beberapa analisis saya," ujar Ace saat dihubungi Republika.co.id, Ahad (14/7). 

Pertama, pendukung yang tak terima atas pertemuan keduanya karena tidak menyukai pemerintahan Presiden Jokowi. Ace menjelaskan, siapa pun lawan politik Jokowi akan didukung.

Baca Juga

Sebab, dukungan itu akan memenuhi kepentingan kelompok tersebut. "Hanya dijadikan sebagi tunggakan politik. Jadi, mereka bukan karena suka sama rivalnya Pak Jokowi," tuturnya. 

Kedua, kelompok tersebut tidak siap berdemokrasi atau bahkan tidak mengakui demokrasi sebagai sistem kenegaraan. Ace menyebut, kelompok itu hanya ingin menang.

Kelompok itu, kata Ace, tidak siap untuk kalah. "Prinsip demokrasi, ya harus siap menang atau kalah," tegasnya. 

photo
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberikan keterangan kepada wartawan di Stasiun MRT Senayan, Jakarta, Sabtu (13/7). (Republika/Prayogi)
Ketiga, kelompok itu tidak memiliki kesadaran bahwa politik bukan sekadar harus menang sendiri. Padahal, dia menegaskan, dalam kontestasi politik, kedua kubu harus tetap saling menghormati. 

"Politik itu pada dasarnya harus memiliki kerelaan untuk saling menghormati, menghargai dan menerima kemajemukan," ungkapnya. 

Selain itu, Ace meyakini, kelompok yang tak menerima pertemuan Jokowi dan Prabowo juga kelompok yang tak menerima kemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019. Namun, Ace menyebut, mereka hanya kelompok kecil dalam masyarakat.

"Karena sebagian besar rakyat Indonesia justru menerima dengan lapang dada apapun hasilnya dari Pilpres 2019 ini. Hasil survei mengatakan 92 persen rakyat Indonesia menerima hasil pilpres ini, siapapun yg menang," tegasnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA