Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

Sunday, 3 Zulqaidah 1442 / 13 June 2021

KPU Belum Siapkan Aturan Teknis Rekapitulasi Elektronik

Jumat 12 Jul 2019 18:51 WIB

Rep: Dian Erika Nugraheny/ Red: Andri Saubani

Komisioner KPU, Viryan Aziz

Komisioner KPU, Viryan Aziz

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Rekapitulasi elektronik rencananya akan diterapkan pada Pilkada 2020.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Viryan Azis, mengatakan, pihaknya belum menyusun rancangan peraturan KPU (PKPU) soal rekapitulasi elektronik pilkada (e-recap). Meski demikian, dirinya memastikan pembahasan soal persiapan e-recap ini tetap berjalan. 

"Soal itu belum (belum masuk rancangan PKPU). Jadi kesepakatannya adalah karena PKPU tahapan, program dan jadwal menjadi penting bagi KPU di daerah untuk menyusun perencanaan program dan jadwal serta anggaran untuk pilkada maka ini dibahas dan sudah disetujui dengan beberapa catatan. Kemudian pembahasan e-recap terus berjalan, " jelas Viryan ketika dikonfirmasi, Jumat (12/7).

Viryan melanjutkan, e-recap sebenarnua bukan pembahasan baru. Rencana rekapitulasi hasil pemilu secara elektronik sudah digagas sejak 2012-2013 lalu.  

"Kalau ini kemudian sudah mendapat pola yang pas dan kami siap, maka kami akan menyampaikan. Salah satunya adalah dimungkinkan terjadi perubahan tahapan nantinya. Misalnya waktu rekapitulasi manual tidak ada lagi," ungkapnya. 

Lebih lanjut Viryan menjelaskan, jika e-recap nantinya jadi dilaksanakan, hasilnya akan dijadikan hasil resmi pilkada. Dirinya optimistis e-recap bisa diberlakukan pada 2020.

"Tergantung pendekatan e-recap-nya, kalau pendekatan e-recap-nya pola kerjanya seperti situng namun tentu ada penyempurnaan sebagaimana yang berkembang di masyarakat dan peserta pemilu, sesungguhnya dimungkinkan. Sebab kalaupun pakai pendekatan yang sekarang scan dan entry di KPU kabupaten/kota, dan kita sama-sama ketahui seluruh daerah pada saat pemilu kemarin melakukan itu, bahkan hasil pilpres kan sudah 99 persen," tambahnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA