Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Monday, 6 Sya'ban 1441 / 30 March 2020

Mata yang Cahayanya Melebihi Matahari

Selasa 31 Dec 2019 11:43 WIB

Red: Karta Raharja Ucu

Matamu... (ilustrasi)

Matamu... (ilustrasi)

Foto: Youtube
Menjelma mata yang kadang melelehkan hujan.

REPUBLIKA.CO.ID,

MATA
tak ada lagi ketakutan dalam mataku
tersebab semua pandangan adalah matamu yang indah,
yang cahayanya melebihi matahari
menjelma mata bagi hari hari
yang kadang melelehlah hujan
yang ketika mengerjap batas siang dan malam
menjadi cakrawala hati nurani

-- Purwokerto, 22 April 2019

TENTANG PENULIS
ABDUL WACHID BS Lahir pada 7 Oktober 1966 di Bluluk, Lamongan, Jawa Timur.
Wachid alumnus Sastra Indonesia Pascasarjana UGM; menjadi dosen pada Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Purwokerto, dan lulus Program Studi Doktor Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia di Universitas Negeri Sebelas Maret Solo. Buku-buku karyanya antara lain: Rumah Cahaya (kumpulan puisi, 1995); Sastra Melawan Slogan(kumpulan esei, 2000); Religiositas Alam: dari Surealisme ke Spiritualisme D Zawawi Imron (kajian sastra, 2002); Ijinkan Aku Mencintaimu(kumpulan puisi, 2002);
Tunjammu Kekasih(kumpulan sajak, 2003); Beribu Rindu Kekasihku (kumpulan sajak, 2004); Membaca Makna dari Chairil Anwar ke A Mustofa Bisri(kajian sastra, 2005); Sastra Pencerahan(kumpulan esei, 2005); Gandrung Cinta(kajian sastra-tasawuf, 2008); Analisis Struktural Semiotik: Puisi Surealistis Religius D Zawawi Imron(kajian sastra, 2009); Yang (kumpulan sajak, 2011); Kepayang (kumpulan sajak, 2012); Hyang (kumpulan sajak, 2014); dan NUN (kumpulan sajak, 2017).

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA