Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Monday, 24 Rajab 1442 / 08 March 2021

Diet Siklus Karbo Alternatif Turunkan Berat Badan

Selasa 09 Jul 2019 11:15 WIB

Rep: Adysha Citra Ramadani/ Red: Christiyaningsih

Makanan yang mengandung karbohidrat

Makanan yang mengandung karbohidrat

Foto: blogspot.com
Diet siklus karbo membolehkan pelakunya mengonsumsi karbohidrat di hari-hari tertentu

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Karbohidrat sering kali dijauhi oleh orang-orang yang sedang berdiet untuk menurunkan berat badan. Namun tidak demikian untuk orang-orang yang menerapkan diet carb cycling atau siklus karbo.

Carb cycling adalah pengaturan pola makan atau diet yang belakangan ini populer untuk menurunkan berat badan. Dalam carb cycling, seseorang diperbolehkan mengonsumsi lebih banyak karbohidrat di hari-hari tertentu dalam satu pekan. Akan tetapi di hari-hari lainnya ia harus sangat mengurangi konsumsi karbohidrat.

Dengan kata lain, dalam satu hari seseorang yang berdiet carb cycling akan menerapkan pola makan rendah karbohidrat. Kemudian di hari berikutnya, ia akan menambahkan lebih banyak karbohidrat ke dalam pola makan.

Dilansir Body and Soul, tidak semua karbohidrat boleh dikonsumsi dalam diet carb cycling. Diet ini hanya menganjurkan jenis-jenis karbohidrat kompleks yang memiliki indeks glikemik rendah. Beberapa contoh sumber karbohidrat tersebut adalah gandum utuh dan ubi.

Kepopuleran diet carb cycling ternyata mendapatkan dukungan dari segi ilmiah. Beberapa studi menunjukkan bahwa konsumsi karbohidrat dalam jumlah yang tepat dapat mengontrol nafsu makan dan meningkatkan rasa kenyang.

Studi lain menunjukkan bahwa diet carb cycling dapat memberi manfaat bagi perempuan untuk menurunkan berat badan. Manfaat penurunan berat badan ini khususnya akan lebih terasa oleh perempuan yang memasuki masa menopause atau perimenopause. Selain untuk menurunkan berat badan, diet carb cycling juga dapat memperbaiki kadar gula darah dan kualitas tidur.

Sebuah studi juga menunjukkan diet carb cycling yang dilakukan selama enam pekan dapat mencegah laju metabolisme melambat. Seperti diketahui, laju metabolisme dapat melambat akibat crash diet atau pengaturan pola makan yang terlalu ketat.

Beberapa orang mengaku tubuh mereka merespons lebih baik terhadap diet carb cycling dibandingkan diet rendah karbohidrat. Salah satu alasannya, diet rendah karbohidrat lebih sulit untuk diterapkan dalam jangka panjang dibandingkan diet carb cycling.

Ada beberapa metode pengaturan hari yang bisa dilakukan oleh orang-orang yang ingin berdiet carb cycling. Salah satunya adalah membagi hari dengan tepat.

Sebagai contoh pada Selasa, Kamis, dan Sabtu ditetapkan sebagai hari diet rendah karbohidrat. Pada hari-hari ini, seseorang yang berdiet carb cycling bisa melakukan latihan fisik yang ringan seperti yoga untuk mengalihkan diri dari rasa lapar maupun kelelahan.

Hari lain yaitu Senin, Rabu, Jumat, dan Ahad dapat ditetapkan sebagai hari untuk mengonsumsi karbohidrat secara sehat. Di hari-hari ini, seseorang bisa menerapkan diet seimbang seperti diet Mediterania sekaligus melakukan latihan fisik yang lebih intens, misalnya latihan kardio maupun kekuatan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA