Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Baiq Nuril Bertemu Yasonna Laoly Bahas Amnesti

Senin 08 Jul 2019 16:37 WIB

Rep: Riza Wahyu Pratama/ Red: Ratna Puspita

Terpidana kasus pelanggaran UU ITE Baiq Nuril

Terpidana kasus pelanggaran UU ITE Baiq Nuril

Foto: Antara/Dhimas B Pratama
Kuasa hukum Baiq Nuril menyatakan sudah menyiapkan berkas pengajuan amnesti.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Terpidana kasus penyebaran konten asusila, Baiq Nuril, menyambangi Kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Jalan Rasuna Said, nomor 6-7, RT 16/4, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (8/7) sekitar Pukul 16.00 WIB. Baiq bersama kuasa hukumnya, Joko Jumadi, hendak berdiskusi dengan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, terkait amnesti atau pengampunan hukuman.

"Kami mau diskusikan hal tersebut (Amnesti)," kata Joko kepada Republika.co.id melalui pesan tertulis, Senin. Terkait kesiapan berkas pengajuan amnesti, Joko mengatakan, pihak kuasa hukum sudah menyiapkan semuanya.

Sebelumnya, PK Baiq Nuril ditolak oleh MA. Dengan demikian, ia harus menjalani vonis yang telah diberikan di tingkat kasasi. Ia divonis enam bulan penjara dan denda Rp500 juta subsider tiga bulan kurungan.

Baca Juga

Akan tetapi, Presiden Joko Widodo membuka ruang bagi Baiq Nuril untuk mengajukan amnesti. Amnesti merupakan hak yang dimiliki oleh kepala negara untuk memberikan pengurangan hukum. Dalam pemberian amnesti, presiden harus memperhatikan pertimbangan dari DPR. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA