Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

JK Ungkap Pertemuan dengan Prabowo di Depan ICMI

Jumat 05 Jul 2019 22:00 WIB

Rep: Fauziah Mursid/ Red: Ratna Puspita

Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri silaturahmi kebangsaan untuk persatuan sekaligus Halal Bi Halal Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang berlangsung di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Jumat (5/7).

Wakil Presiden Jusuf Kalla menghadiri silaturahmi kebangsaan untuk persatuan sekaligus Halal Bi Halal Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang berlangsung di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Jumat (5/7).

Foto: Republika/Fauziah Mursid
JK meyakini persatuan akan tercipta selama seluruh bangsa mempunyai tujuan yang sama.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan ia dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memiliki tujuan serupa dalam upaya memajukan bangsa. JK menjelaskan, meskipun bersaing dalam pencalonan, Prabowo juga menginginkan kemajuan bidang ekonomi dan terciptanya keadilan sosial di Indonesia.

JK mengatakan hal tersebut tergambar dalam pertemuannya dengan Prabowo pada Kamis (23/5) bulan lalu. JK pun menyampaikan hal tersebut di depan para cendekiawan muslim di acara silaturahmi kebangsaan untuk persatuan sekaligus halalbihalal Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jumat (5/7).

Baca Juga

"Waktu saya ketemu Pak Prabowo bulan lalu, pertama kali saya tanya ke beliau. Saya tanya dulu, tujuan bapak apa, tujuannya (Prabowo) adalah memajukan bangsa ini, ekonominya, sosialnya secara adil. Kalau begitu kita jabat tangan karena itu tujuan kita semua," ujar JK.

Di depan para cendekiawan, JK meyakini persatuan akan tercipta selama seluruh bangsa Indonesia mempunyai tujuan yang sama. Karena itu, ia menekankan perlunya adanya titik temu dalam mencapai tujuan kebangsaan. 

Menurutnya, tanpa tujuan yang sama maka persatuan tidak akan terwujud. "Yang jadi soal kalau tujuan itu tidak dicapai maka kita akan alami perbedaan dan persatuan menjadi renggang," ujar Ketua Dewan Penasihat ICMI Pusat tersebut.

JK juga bersyukur adanya perbedaan tidak menjadikan Indonesia berkonflik seperti negara-negara lain. "Di seluruh bagian dunia ini konflik. Di Asia, di Timut tengah, di Amerika Selatan, Eropa, apalagi Afrika. Kita justru bersyukur bahwa kita di Indonesia ini walau ada riak-riak tapi tetap punya suatu suasana yang memberikan kita rasa bangga bahwa bangsa ini walau banyak perbedaan tetap ada persatuan," kata dia.

JK menghadiri silaturahmi kebangsaan untuk persatuan sekaligus Halal Bi Halal Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) yang berlangsung di Hotel Westin, Jakarta Selatan, Jumat (5/7). JK menghadiri Halal Bihalal yang bertajuk “Rekonsiliasi untuk Bangsa” yang merupakan inisiasi para cendekiawan muslim di Tanah Air untuk berkomitmen menjaga keutuhan NKRI paska Pilpres.

Dalam halalbihalal ICMI juga turut hadiri oleh Ketua Umum ICMI Jimly Asshiddiqie, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, Sekretaris Jenderal ICMI Mohammad Jafar Hafsah, para duta besar negara sahabat, tokoh lintas agama, dan keluarga besar ICMI.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA