Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Monday, 17 Rajab 1442 / 01 March 2021

Tasikmalaya Antisipasi Penyebaran Hepatitis ke Pesantren

Selasa 02 Jul 2019 07:43 WIB

Rep: Bayu Adji P/ Red: Indira Rezkisari

Pasien penderita Hepatitis A menjalani rawat inap di tempat-tempat tidur darurat (velt bed) di Puskesmas Ngadirojo, Pacitan, Jawa Timur, Kamis (27/6/2019).

Pasien penderita Hepatitis A menjalani rawat inap di tempat-tempat tidur darurat (velt bed) di Puskesmas Ngadirojo, Pacitan, Jawa Timur, Kamis (27/6/2019).

Foto: Antara/Destyan Sujarwoko
Hindari hepatitis masyarakat diminta menjaga pola hidup bersih.

REPUBLIKA.CO.ID, TASIKMALAYA -- Maraknya penyebaran penyakit Hepatitis H di berbagai daerah akibat keringan membuat Dinas Kesahatan (Dinkes) Kabupaten Tasikmalaya mulai melakukan antisipasi. Pelaksana tugas Kepala Dinkes Kabupaten Tasikmalaya Faisal Faisal Soeparyanto mengatakan, pihaknya sudah mulai bergerak untuk mengantisipasi penyebaran hepatitis A saat musim kemarau.

Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada laporan terkait penyebaran penyakit hepatitis A di Kabupaten Tasikmalaya. Namun, Dinkes telah menginstruksikan Puskemas untuk turun langsung ke lapangan, khususnya pesantren-pesantren.

Ia mengatakan, umumnya penyebaran penyakit hepatitis terjadi di kumpulan massa. Pasalnya, penyebaran hepatitis berawal dari air liur dan keringat.

"Di pesantren atau di satu kampung, kita waspadai. Kita juga sudah suruh puskesmas antisipasi. Jadi mereka langsung ke lapangan, terutana ke pesantren," kata dia saat ditemui Republika, Senin (1/7).

Selain penyebaran hepatitis, Dinkes Kabupaten Tasikmalaya juga melakukan antisipasi munculnya penyakit lainnya. Menurut Faisal, penyakit yang umumnya timbul saat musim kemarau adalah diare dan ISPA.

"Kalau kemarau itu biasanya diare dan ISPA yang paling banyak karena debu."

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga pola hidup bersih. Dengan begitu, penyebaran penyakit bisa dicegah sebelum diobati.

"Mudah-mudahan tidak ada. Sampai saat ini belum ada laporan penyakit selama kemarau," kata dia.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA