Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Friday, 14 Rajab 1442 / 26 February 2021

Dwi Sasono Menangis Saat Baca Naskah Dua Garis Biru

Sabtu 29 Jun 2019 10:00 WIB

Rep: Farah Noersativa/ Red: Reiny Dwinanda

Para cast dan crew film Dua Garis Biru saat konferensi pers di wilayah Jakarta Selatan, Kamis (28/6).

Para cast dan crew film Dua Garis Biru saat konferensi pers di wilayah Jakarta Selatan, Kamis (28/6).

Foto: Republika/Farah Noersativa
Film Dua Garis Biru memuat banyak dialog menyentuh antara anak dan orang tua.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film Dua Garis Biru mampu membuat para penonton mewek pada pemutaran film perdananya, Kamis (27/6). Cerita film yang dibuat oleh penulis Gina S Noer ini juga membuat salah satu aktornya, Dwi Sasono, sempat menangis saat proses reading sebelum pengambilan gambar.

“Saya merasakan film ini, dari pertama dikirimin itu, nyesek tuh langsung. Memang saya punya anak perempuan, ini bisa jadi pelajaran yang perlu saya dapat,” kata Dwi saat konferensi pers di Jakarta Selatan, Kamis (27/6).
 
Dwi yang kebagian peran sebagai ayah dari Dara (Zara JKT 48), merasa larut dengan kisah Dua Garis Biru. Di film itu, Dara yang masih SMA diceritakan menjalin asmara dengan Bima (Angga Yunanda) hingga hamil. Suami dari penyanyi Widi B3 itu pun sempat membayangkan bila hal itu terjadi kepada anaknya sendiri, Widuri. 
 
“Saya membayangkan ini kayak anak saya sendiri, saya bayangin Dara itu jadi Widuri gitu, saya nyesek dan pecah nangis,” ungkap dia. 
 
Dwi merasa adegan yang paling menyentuh ada pada konflik berlatar tempat Unit Kesehatan Sekolah. Apalagi, adegan itu juga diambil dengan sekali pengambilan gambar dengan satu kamera. Adegan itu melibatkan beberapa aktor dan aktris yang direkam selama lebih dari satu menit. 
 
“Dari proses reading saya sudah mau pukul Angga," ujar Dwi mengungkapkan kegeramannya terhadap polah tokoh Bima yang menghamili Dara.
 
Dwi berharap Dua Garis Biru dapat menjadi film keluarga. Terlebih, ceritanya semakin rumit dengan adanya konflik rumah tangga ayah dan ibu Dara.
 
"Harapan saya, film ini bisa menjadi cermin, sesuatu yang bisa jadi bekal untuk semua elemen. Menurut saya, pendidikan seks gak bisa disembunyikan,” ucap Dwi.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA