Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Wednesday, 15 Safar 1443 / 22 September 2021

Fase 2 MRT Jakarta Ditargetkan Rampung 2024

Rabu 19 Jun 2019 21:25 WIB

Red: Yudha Manggala P Putra

Sejumlah masyarakat menaiki kereta MRT (Mass Rapid Transit)  di stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Sejumlah masyarakat menaiki kereta MRT (Mass Rapid Transit) di stasiun Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (13/5).

Foto: Fakhri Hermansyah
PT MRT Jakarta menyatakan pembangunan fase 2 MRT sudah dimulai.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT MRT Jakarta menyatakan sudah memulai pembangunan fase 2 Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta Koridor Bundaran HI sampai dengan Kota. Pembangunan ditargetkan rampung paa 2024.

"Fase 2 MRT sudah kita mulai. Target kalau semua berjalan sesuai rencana, sampai ke Kota itu akan kita selesaikan pada 2024," ujar Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/6).

William juga menambahkan bahwa sejumlah paket proyek fase 2 MRT ini sudah dimulai atau dalam proses lelang, seperti pembangunan substation di Monas.

Kemudian paket pertama proyek yang dibiayai oleh Japan Internasional Coorperation Agency (JICA) dari Bundaran HI menuju ke Harmoni juga dalam proses lelang.

"Untuk paket proyek dari Bundaran HI ke Harmoni sedang dalam proses lelang, direncanakan selesai dan kita akan mendapatkan pemenangnya kira-kira pada Bulan November serta mudah-mudahan bisa segera kita mulai," katanya.

Sedangkan paket-paket proyek lainnya, menurut Direktur Utama MRT Jakarta itu, segera menyusul untuk dilakukan proses pelelangan.

"Nilai total untuk fase 2 MRT yang sekarang kita siapkan anggarannya itu sebesar Rp22,5 triliun, dan itu seluruhnya merupakan pinjaman lunak yang kita dapatkan dari Jepang," ujarnya.

PT MRT Jakarta memulai kick-off pelaksanaan pengadaan proyek fase 2 MRT Jakarta Bundaran HI-Kota pada Rabu (19/6).

Kegiatan tersebut juga ditandai dengan penandatanganan pakta integritas yang ditandatangani seluruh direksi PT MRT Jakarta.

Penandatanganan pakta integritas tersebut juga disaksikan oleh Direktur Litbang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Wawan Wardiana, serta beberapa pejabat negara terkait.


sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku republika ...
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA