Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Bandara Solo Tingkatkan Pengamanan Pascabom di Kartasura

Selasa 04 Jun 2019 16:40 WIB

Red: Friska Yolanda

Petugas Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara lokasi kejadian bom bunuh diri di Pospam Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/2019).

Petugas Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara lokasi kejadian bom bunuh diri di Pospam Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (4/6/2019).

Foto: Antara/Aloysius Jarot Nugroho
Pengamanan ketat juga diterapkan oleh PT KAI (Persero) Daerah Operasi VI Yogyakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo meningkatkan keamanan pascaledakan di Simpang Tiga Tugu Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Senin (3/5) malam. Diketahui, satu orang menjadi korban yang juga diduga sebagai pelaku dalam peristiwa itu.

"Ini untuk memastikan keamanan bandara, harapannya upaya ini dapat meningkatkan kenyamanan serta keamanan kepada penumpang," kata Pejabat Humas Bandara Internasional Adi Soemarmo Danar Dewi di Solo, Selasa (4/6).

Terkait dengan peningkatan keamanan tersebut, kata dia, setiap kendaraan yang masuk area terminal bandara melewati pengecekan secara ketat. Pengecekan ini termasuk menggunakan alat metal detektor. Pihaknya juga melibatkan sejumlah personel kaitannya dengan pengamanan, di antaranya dari Aviation Security Bandara dan anggota TNI AU dari Lanud Adi Soemarmo.

Baca Juga

Langkah serupa juga dilakukan oleh PT KAI (Persero) Daerah Operasi VI Yogyakarta. Manajer Humas PT KAI Daop VI Eko Budiyanto mengatakan sebagai langkah antisipasi terkait ledakan tersebut, PT KAI meningkatkan pengamanan dengan menerjunkan anjing pelacak dan menyiagakan petugas gabungan.

"Kami melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, dan Polsuska. Kami juga menerapkan sistem buka tutup," katanya.

Pada Senin (3/5), pukul 22.30 WIB, terjadi ledakan di depan Pos Pantau Polres Sukoharjo Joglosemar. Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel mengatakan satu orang menjadi korban yang juga diduga sebagai pelaku.

Terkait hal itu, ia mengimbau agar masyarakat tetap tenang karena kepolisian menerapkan maximum security dan menjaga keamanan.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA