Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Jokowi Doakan SBY dan Keluarga Tabah

Ahad 02 Jun 2019 18:40 WIB

Rep: Dessy Suciati Saputri/ Red: Teguh Firmansyah

Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberi hormat saat tiba di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Ahad (2/6/2019).

Presiden Joko Widodo beserta Ibu Negara Iriana Joko Widodo memberi hormat saat tiba di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMP) Kalibata, Jakarta, Ahad (2/6/2019).

Foto: Antara/Nova Wahyudi
Jokowi mengajak seluruh masyarakat Indonesia turut mendoakan Ani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut menghadiri upacara militer pemakaman istri Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, Ahad (2/6).

Dalam sambutannya, Jokowi pun mendoakan agar SBY dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kesabaran.

"Kepada keluarga Almarhumah yang ditinggalkan, Bapak Susilo Bambang Yudhoyono beserta keluarga semoga Allah SWT senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran. Serta menerima dengan ikhlas dan tawakal," ujar Jokowi. 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia turut mendoakan wafatnya Ani Yudhoyono di bulan penuh ampunan ini. Jokowi berdoa Allah SWT menerima seluruh amal ibadah almarhumah serta mengampuni segala khilaf yang dilakukan.

"Semoga Allah SWT berkenan menerima amal ibadah Almarhumah dan mengampuni segala khilaf beliau... Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan almarhumah, semoga almarhumah diterima dan diberikan tempat disisi Allah SWT, dan semoga khusnul khotimah," ujarnya.

Turut hadir dalam pemakaman Ani Yudhoyono, yakni Presiden ketiga BJ Habibie, Presiden kelima Megawati Soekarno Putri, Wakil Presiden keenam Try Sutrisno, Wakil Presiden kesebelas Boediono, serta istri Presiden keempat yakni Sinta Nuriyah Wahid.


BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA