Masjid Ramlie Musofa akan Perkuat Kajian

Rep: Nugroho Habibi/ Red: Agung Sasongko

 Rabu 22 May 2019 21:18 WIB

Masjid Ramlie Sofyan Musofa dikawasan Sunter Selatan, Jakarta Utara, Ahad, (27/5). Foto: Republika/Iman Firmansyah Masjid Ramlie Sofyan Musofa dikawasan Sunter Selatan, Jakarta Utara, Ahad, (27/5).

Untuk Ramadhan tahun ini, program iktikaf ditiadakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masjid Ramlie Musofa memantapkan kajian keagamaan rutin guna memperkuat aktivitas keagamaan di masjid. Kajian nantinya akan dimulai setelah Shalat Isya. 

Salah seorang pengurus Masjid Ramlie Musofa, Ustaz Solehudin mengatakan, urusan kegiatan keagamaan masih memerlukan kesepahaman bersama. Apalagi kebanyakan jamaah di masjid merupakan jamaah singgah.

"Di masjid lainnya, seperti Istiqlal sudah memiliki jamaah tetap. Sedangkan disini, mayoritas hanya singgah," ujarnya, Rabu (22/5).

Karenanya, untuk pelaksanaan iktikaf Ramadhan ini ditiadakan. Pelaksanaan iktikaf tidak berjalan efektif. Kebanyakan jamaah lebih banyak tidur ketimbang ibadah. 

"Awal berdiri pada tahun 2016, kita mengadakan iktikaf. Berdasarkan pantauan CCTV jamaah tidak beribadah," kata Ustaz Solehudin.

Dalam beriktikaf, menurutnya, niat beribadah merupakan hal yang utama. Dia menyebut jamaah yang melakukan iktikaf di masjid Ramlie Musofa kurang memiliki niatan untuk beribadah. 

Dia berharap, bulan Ramadhan berikutnya dapat mengadakan iktikaf dengan jamah yang sudah tetap. "Kita mulai bulan Ramadhan tahun ini untuk rutin mengadakan ceramah dan kajian keagamaan setelah shalat Isya," terangnya.

 

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini

Berita Lainnya

Play Podcast X