Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Monday, 30 Sya'ban 1442 / 12 April 2021

Kunjungi Lombok, Jokowi Yakin Sirkuit MotoGP Rampung 2020

Jumat 17 May 2019 11:57 WIB

Rep: Sapto Andika Candra/ Red: Esthi Maharani

Ruas jalan gerbang barat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (24/2/2019). Di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) itu akan dibangun sirkuit berkelas MotoGP dengan konsep “Street Circuit”

Ruas jalan gerbang barat Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (24/2/2019). Di kawasan pariwisata yang dikelola Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) itu akan dibangun sirkuit berkelas MotoGP dengan konsep “Street Circuit”

Foto: AHMAD_SUBAIDI
Presiden pun berjanji akan melengkapi KEK Mandalika dengan akses jalan bypass

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis pembangunan sirkuit balap dan seluruh fasilitas penunjang gelaran MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika bisa rampung 2020 mendatang. Artinya, kawasan baru yang dibangun di Kabupaten Lombok Tengah ini bisa menjadi tuan rumah MotoGP pada 2021. Presiden pun berjanji akan melengkapi KEK Mandalika dengan akses jalan bypass yang menghubungkan Bandara Internasional Lombok Praya dengan lokasi sirkuit.

"Airport sudah, jalan sudah, penetapan lokasi sudah. Sehingga kami harap konstruksi paling lambat di Januari 2020 sehingga 2020 semua fasilitas yang diinginkan oleh MotoGP betul-betul sudah siap," jelas Presiden saat mengunjungi Mandalika, Jumat (17/5).

Jokowi menyebutkan, pembangunan KEK Mandalika sebagai tuan rumah MotoGP diharapkan mampu menumbuhkan titik ekonomi baru di luar Pulau Jawa. Selain itu pengembangan kawasan ekonomi baru ini juga diyakini mampu membawa Lombok menjadi destinasi wisata unggulan selain Pulau Bali.

Berdasarkan catatan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation ( ITDC), sudah ada tiga pengelola hotel yang menjalankan proses pembangunan fisik bangunan. Sebagai gambaran, ITDC juga mengelola kawasan pariwisata terpadu serupa di Nusa Dua, Bali.

Setelah merampungkan kunjungan di Provinsi NTB, Presiden akan melanjutkan perjalanan menuju Provinsi Bali dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Di Bali, Kepala Negara akan meninjau pelaksanaan Program Dana Desa, di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung. Rencananya, Presiden dan rombongan akan bermalam di Bali, untuk melanjutkan rangkaian kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA