Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Thursday, 13 Rajab 1442 / 25 February 2021

Solskjaer Malu Atas Dukungan Fan MU Usai Kalah dari Cardiff

Senin 13 May 2019 12:54 WIB

Red: Israr Itah

Ole Gunnar Solskjaer

Ole Gunnar Solskjaer

Foto: AP/Matt Dunham
MU kalah untuk kedelapan kalinya dalam 12 pertandingan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ole Gunnar Solskjaer mengaku malu dengan dukungan yang diberikan para penggemar Manchester United pada laga terakhir Liga Primer Inggris musim 2018/2019. Fan MU bertepuk tangan kepada pemain mereka setelah kalah 0-2 dari tim degradasi Cardiff City di Old Trafford, Ahad (12/5).

"Ini hampir memalukan ketika Anda berjalan keluar dari lapangan bertepuk tangan dan mendapatkan dukungan yang kami miliki. Itulah dasar klub ini, fondasinya sangat bagus, kami akan kembali lagi," kata dia, dikutip Sky Sports.

Pada akhir musim yang sangat mengecewakan bagi klub, United menderita kekalahan pada hari terakhir liga. MU kalah untuk kedelapan kalinya dalam 12 pertandingan saat dua gol Nathaniel Mendez-Laing untuk Cardiff memastikan mereka finis di urutan keenam di Liga Inggris. MU terpaut 32 poin di belakang juara sekaligus rival sekota Manchester City.

Baca Juga

Solskjaer sadar bahwa mengikis celah itu sebuah pekerjaan cukup berat, tapi dia yakin timnya bisa bangkit kembali musim depan.

"Kami bukan klub yang seharusnya berada di urutan keenam. Kamu tidak pernah tahu di mana kami akan berakhir, tetapi jelas kami berada di urutan keenam, bukan itu yang kami inginkan," kata dia. 

Ia mengatakan, MU harus berbenah untuk meraih hasil lebih baik. Untuk tim dan sistem harus mantap, pemain fit, serta banyak faktor lain yang harus dipikirkan.

"Ada pemain bagus di sini yang telah melalui musim yang sulit, ada alasan berbeda bahwa mereka belum memiliki musim yang baik. Mungkin itu kesalahan mereka, kesalahan kami, atau kesalahan klub, semua orang akan melihat diri mereka sendiri dan mengatakan mereka bisa melakukan yang lebih baik," ujar dia.

MU bisa memulai musim 2019/20 di Liga Europa menjelang akhir Juli, tergantung pada hasil final Piala FA. Menurut Solskjaer, timnya akan menantang semua trofi yang diikuti MU musim depan, kecuali liga. Secara realistis, Solskjaer menilai mustahil memangkas jarak 32 poin dari tim dalam semusim.

"Kita harus menantang secara realistis untuk empat besar dan satu trofi lagi," kata dia.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA