Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Tuesday, 14 Safar 1443 / 21 September 2021

Ridwan Kamil Ingatkan Masyarakat tak Konsumtif Saat Ramadhan

Sabtu 04 May 2019 06:25 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil

Foto: Republika/Edi Yusuf
Ridwan Kamil menjelaskan sikap konsumtif saat Ramadhan akan picu kenaikkan inflasi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengingatkan masyarakat agar tidak konsumtif saat bulan suci Ramadhan. Ia menjelaskan, konsumsi berlebihan akan mengakibatkan kenaikan inflasi di daerah itu.

"Tidak usah mengonsumsi berlebihan, secukupnya saja sehingga perekonomian terjaga dengan baik," ujar Gubernur yang akrab disapa Emil ini di Bandung, Jumat.

Menurut Emil, harga-harga kebutuhan pokok dipastikan akan naik tidak terkendali jika masyarakat konsumtif dan apalagi cenderung panic buying. Imbasnya, masyarakat menengah ke bawah akan kesulitan karena tak mampu membelinya.

"Kalau semua harganya mahal, menengah-bawah akan kesulitan untuk membeli kebutuhan pokoknya, karena ulah sebagian masyarakat yang terlalu konsumtif," katanya.

Emil mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya menekan angka inflasi, salah satunya meningkatkan infrastruktur jalan. Tujuannya ialah untuk mempercepat dan memperpendek arus distribusi barang kebutuhan pokok sehingga ongkosnya murah dan harga barang tidak naik.

"Tadi sudah saya sampaikan ekonomi di Jabar lagi baik karena didukung infrastruktur yang bisa menekan inflasi," kata Gubernur.

Terkait pertemuannya dengan ratusan ulama perwakilan dari 27 kabupaten kota, Emil berpesan agar para ulama menyampaikan ke masyarakat melalui dakwahnya untuk tidak konsumtif.

"Mudah-mudahan pulang dari sini para ulama menyampaikan pesan-pesan agar tidak komsumtif sehingga sampai lebaran di Jabar inflasi terkendali," kata dia.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA