Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Hasil Manikur Gigi Bisa Bertahan Sampai 2 Bulan

Jumat 03 May 2019 10:30 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Indira Rezkisari

Gigi cerah. Ada banyak cara mendapatkan gigi dengan warna cerah, salah satunya dengan teknik manikur gigi.

Gigi cerah. Ada banyak cara mendapatkan gigi dengan warna cerah, salah satunya dengan teknik manikur gigi.

Foto: PxHere
Sekali manikur gigi sudah bisa membuat gigi lebih cerah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perawatan kecantikan manikur gigi bisa menjadi cara alternatif membuat gigi tampak putih berkilau. Salah satu pendiri penyedia layanan manikur gigi Millionaire's Smile, Christine Gunadi, mengatakan hasilnya bertahan cukup lama.

"Setelah satu kali layanan manikur, gigi sudah terlihat lebih cerah. Kondisi itu bisa bertahan satu sampai dua bulan, tergantung gaya hidup konsumen yang berbeda satu sama lain," kata Christine.

Dia menyarankan ada jeda waktu antara perawatan pertama dan kedua, sekitar dua sampai tiga bulan. Sama halnya dengan perawatan kecantikan lain seperti spa, lulur, facial, atau manikur kuku, perawatan tidak perlu terlalu sering.

Millionaire's Smile berlokasi di pusat perbelanjaan SOGO, Central Park, Jakarta Barat. Setelah melakukan registrasi, pelanggan akan diarahkan ke ruangan nyaman dengan penataan interior bergaya modern chic.

Konsumen disilakan duduk menempati kursi berbentuk telur sementara seorang terapis kecantikan siap melayani. Prosedur awal ialah meminta konsumen memakai kacamata pelindung dan melepaskan sementara perhiasan leher atau memasukkannya ke dalam pakaian.

Tahap pertama, terapis mengoleskan lipbalm pada bibir konsumen agar kondisinya terjaga selama perawatan. Kemudian, terapis mengecek tingkat kekuningan gigi sebagai perbandingan dengan hasil akhirnya.

Selanjutnya, gigi diolesi obat khusus diikuti penyinaran gigi dengan sinar UV selama 10 menit. Tindakan itu membuat noda kekuningan di gigi mudah dilepaskan. Proses diakhiri dengan melakukan kumur.

Tahap kedua adalah mengolesi gigi dengan obat lanjutan, diikuti penyinaran serupa tahap satu. Pada proses ini, warna kuning yang melekat pada gigi akan meluntur. Kumur kembali dilakukan untuk membilas obat sekaligus membasuh noda yang luntur.

Tahap ketiga adalah mengoleskan fluoride pada gigi. Tujuan utamanya adalah mengembalikan mineral gigi yang hilang selama pelaksanaan tahap satu dan dua. Dengan demikian, kesehatan dan kekuatan gigi tetap terjaga.

"Hasilnya tidak akan permanen karena gigi adalah bagian dari tubuh yang digunakan setiap hari, harus ada perawatan untuk menjaga kondisinya," ucap Christine.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA