Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Friday, 2 Syawwal 1442 / 14 May 2021

Nelayan Aceh Sepakat tak Melaut Saat Pemilu

Selasa 16 Apr 2019 21:21 WIB

Red: Ani Nursalikah

Nelayan Aceh.

Nelayan Aceh.

Foto: Antara/Irwansyah Putra
Semua nelayan Aceh diharapkan datang ke TPS.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDA ACEH -- Panglima Laot (Lembaga Adat Laut) Aceh menyatakan masyarakat nelayan di provinsi paling barat Pulau Sumatra sepakat tidak melaut pada hari H pencoblosan, Rabu (17/4).

"Kami sepakat hari-hari besar, termasuk saat berlangsungnya pemungutan suara, tidak melaut," kata Wakil Panglima Laot Aceh Miftachhuddin Cut Adek di Banda, Selasa (16/4).

Ia berharap semua nelayan di Provinsi Aceh tidak melaut saat pemilu dan mereka akan datang ke tempat pemungutan suara (TPS) untuk menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara. "Secara khusus tidak ada larangan melaut saat pemilu. Namun, sebagai warga negara, semua nelayan diharapkan memilih pada pemilu pilpres dan pileg," kata Miftachhuddin.

Lembaga Adat Laut Aceh juga berharap pesta demokrasi lima tahunan tersebut berlangsung sukses, aman, serta terpilihnya pemimpin yang adil dan memihak kepada masyarakat nelayan. "Siapa pun yang terpilih sebagai presiden dan wakil presiden Republik Indonesia periode 2019 sampai dengan 2024 yang paling terpenting adalah memperjuangkan kesejahteraan nelayan," kata Wakil Panglima Laot Aceh.

Ia mengatakan masyarakat nelayan membutuhkan terobosan yang nyata dan bermuara pada peningkatan ekonomi. Rakyat Indonesia dari Sabang sampai Merauke pada hari Rabu (17/4) akan memilih pasangan calon presiden/wakil presiden, calon anggota DPR RI, DPD RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten /kota.


sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA