Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Sandiaga Janji Turunkan TDL Hingga 20 Persen

Sabtu 13 Apr 2019 16:34 WIB

Rep: Ali Mansur/ Red: Muhammad Hafil

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno memainkan gitar saat menghadiri kampanye akbar di Lapangan Ahmad Yani, Alun - Alun Kota Tanggerang, Banten, Sabtu (13/4/2019).

Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno memainkan gitar saat menghadiri kampanye akbar di Lapangan Ahmad Yani, Alun - Alun Kota Tanggerang, Banten, Sabtu (13/4/2019).

Foto: Antara/Zarqoni Maksum
Sandiaga Uno menghadiri kampanye terakhirnya di Tangerang.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menjanjikan bakal menurunkan Tarif Dasar Listrik (TDL) hingga 20 persen. Hal itu disampaikan Sandiaga saat melakoni kampanye akbar terakhirnya di Alun-alun Kota Tangerang, Banten, Sabtu (13/4). Sandiaga juga didampingi sejumlah politikus partai pengusung pasangan calon Prabowo Subianto-Sandiaga.

"Tentunya tarif listrik kita bisa turunkan 20 persen lima tahun. Bersama Prabowo-Sandi kita akan mengeloa sektor primernya," ujar mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu saat jumpa pers setelah acara kampanye akbar.

Sandiaga menambahkan, dengan pengelolahan sektor primer yang lebih baik maka bisa hadirkan tarif yang lebih murah bagi masyarakat, khusunya menengah ke bawah. Sandiaga berharap dengan turunnya TDL nanti, masyarakat tidak lagi terbebani dengan pembayaran listrik dan ekonomi mereka pun turut terbantu. Sandiaga juga kerap menyampaikan janji selama berkampanye.

Dalam kesempatan itu, Sandiaga juga memuji peserta kampanye akbar yang membludak. Menurutnya, mereka mengingkan perubahan bukan hanya hadir tapi juga memberikan sumbangan dalam bentuk uang. Padahal, kata Sandiaga, sebetulnya tidak telalu banyak memiliki uang tapi mereka menyisihkan yang dimilikinyabuntuk berjuang bersama.

Lanjut Sandiaga, ini fenomena yang lain dari pada yang lain. Biasanya, kata Sandiaga, politikus yang bagi-bagi amplop sampai ratusan ribu amplop. "Ini yang kami mendapat uang dan amplop dari masyarakat ini adalah fenomena yang semakin menebalkan keyakinan kami mereka menginginkan perubahan," tutur Sandiaga.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA