Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Saturday, 3 Syawwal 1442 / 15 May 2021

Jelang Pencoblosan, Jokowi: Jangan Ada yang Marah-Marah

Selasa 09 Apr 2019 16:54 WIB

Rep: Muhyiddin/ Red: Muhammad Hafil

Ibu-ibu simpatisan pasangan Capres dan Cawapres 01 Jokowi-Amin, berkostum unik, saat mengikuti kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Selasa (9/4).

Ibu-ibu simpatisan pasangan Capres dan Cawapres 01 Jokowi-Amin, berkostum unik, saat mengikuti kampanye terbuka di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Selasa (9/4).

Foto: Republika/Ita Nina Winarsih
Jokowi minta masyarakat Indonesia ditanamkan sikap optimisme.

REPUBLIKA.CO.ID, KARAWANG -- Delapan hari menjelang masa pencoblosan pada 17 April mendatang, calon presiden (Capres) nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) melakukan kampanye akbar di Stadion Singaperbangsa, Karawang, Jawa Barat, Selasa (9/4) pagi. Dalam pidatonya, Jokowi menyerukan kepada masyarakat agar menghadapi pesta demokrasi ini dengan gembira.

"Kita harus gembira karena pesta demokrasi adalah kegembiran," ujar Jokowi di hadapan ribuan pendukungnya yang datang dari berbagai daerah di Jawa Barat.

Dia pun menyinggung pihak-pihak yang suka mengumbar amarah dan menakut-nakuti masyarakat di Pilpres kali ini. Menurut dia, masyarakat Indonesia justru harus diberikan optimisme untuk memajukan Indonesia ke arah yang lebik baik.

"Jangan sampai ada yang malah menakut-nakuti, jangan sampai malah ada yang pesimis, jangan sampai ada yang marah-marah. Karena pesta dmeokrasi adalah kegembiraan, betul?," teriak Jokowi yang dimudian dijawab dengan ucapan 'betul' oleh pendukungnya.

Dalam acara kampanye akbar itu, Jokowi tampak ditemani oleh cawapresnya, KH Ma'ruf Amin serta Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Erick Thohir. Hadir pula Bupati dan Wakil Bupati Karawang, serta pelantun shawat Haddad Alwi.

Dj akhir sambjutannya, Jokowi tak lupa mengingatkan kepada para pendukungnya datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk mencoblos pada 17 April nanti. Jokowi berpesan kepada mereka untuk datang ke TPS dengan menggunakan baju putih.

"Marilah kita gerakkan saudara-saudara kita, teman-teman kita, kawan-kawan kita saudara sekampung kita untuk tanggal 17 berbondong-bondong ke TPS. Memakai baju? Putih. Karena yang mau dicoblos bajunya? Putih. Nomornya kosong? Satu," jelas Jokowi.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA