Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Tuesday, 5 Zulqaidah 1442 / 15 June 2021

Pemprov DKI Anggarkan Rp 175 Miliar untuk Penataan Trotoar

Selasa 09 Apr 2019 10:30 WIB

Rep: Mimi Kartika/ Red: Dwi Murdaningsih

Kabel listrik di jalan raya Bekasi Jakarta, Cakung, Jakarta Timur menjuntai hingga ke trotoar jalan.

Kabel listrik di jalan raya Bekasi Jakarta, Cakung, Jakarta Timur menjuntai hingga ke trotoar jalan.

Foto: Tiar Bekasi
Trotoar ditata seperti Sudirman Thamrin.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penataan trotoar di sejumlah titik DKI Jakarta akan dimulai pada 2019 ini. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan anggaran sebesar Rp 175 miliar untuk menata area pedestrian atau pejalan kaki.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Hari Nugroho mengatakan, tahap awal pihaknya akan menata kawasan Kemang dan Satrio Kasablanka, Jakarta Selatan ramah pejalan kaki. Untuk wilayah Kemang, kawasan tersebut akan ditata menjadi pusat hiburan dan jasa atau Hari menyebutnya dengan complex street. 

Ia menerangkan, total pembangunan trotoar di Kemang sepanjang 7,5 kilometer. Dinas Bina Marga juga akan melebarkan trotoar sekitar tiga meter dari yang sebelumnya hanya satu sampai 1,5 meter. Sementara, untuk wilayah Satrio Kasablanka sepanjang 6,5 kilometer.

"Itu complex street panjangnya 3,7 x 2 hampir 7,5 km lah, trotoarnya sepanjang 3 meteran bisa. Sebelumnya disitu kecil 1-1,5 meter doang," ujar Hari di Gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (8/4).

Selain Kemang dan Stario Kasablanka, Dinas Bina Marga juga akan menata trotoar di Jakarta Pusat dengan anggaran mencapai Rp 75 milliar. Trotoar yang akan ditata di Jakarta Pusat terletak di Senen, Kramat Salemba, Cikini, Pegangsaan, dan Tugu Proklamasi.

"Kalau Jakarta Utara tidak termasuk kegiatan strategis daerah (KSD) tapi tetap kita buat sebagai kawasan penataan trotoar juga," kata Hari.

Ia menambahkan, penataan trotoar tersebut akan mengikuti konsep penataan yang sudah diterapkan di Jalan Sudirman-Thamrin sebelumnya. Kawasan tertentu yang juga menerapkan model complex street.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA