Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Saturday, 21 Zulhijjah 1442 / 31 July 2021

Wagub Papua: Korban Banjir Bandang Jangan Takut Makan Ikan

Senin 08 Apr 2019 19:26 WIB

Red: Christiyaningsih

Sejumlah anak pengungsi banjir bandang Sentani bermain di halaman Kantor Bupati Jayapura yang dijadikan tempat pengungsian di Sentani, Jayapura, Papua, Kamis (21/3/2019).

Sejumlah anak pengungsi banjir bandang Sentani bermain di halaman Kantor Bupati Jayapura yang dijadikan tempat pengungsian di Sentani, Jayapura, Papua, Kamis (21/3/2019).

Foto: Antara/Zabur Karuru
Wagub minta masyarakat jangan terprovokasi yang menyatakan ikan tak layak konsumsi

REPUBLIKA.CO.ID, JAYAPURA -- Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengimbau korban banjir bandang di Kabupaten Jayapura untuk kembali mengkonsumsi ikan. Ia meminta masyarakat jangan terprovokasi dengan isu-isu yang menyatakan ikan-ikan di Danau Sentani dan sekitarnya tidak layak dikonsumsi.

Menurut Klemen, justru korban banjir harus kembali memenuhi kebutuhan vitamin dan lain sebagainya di dalam tubuh sehingga harus mengkonsumsi makanan yang bergizi seperti ikan. "Hal ini juga harus diluruskan agar penjual ikan khususnya Mujair dan lain sebagainya dapat kembali mendapat pembeli sehingga pendapatannya tidak turun secara drastis," ujarnya pada Senin (8/4).

Dia menjelaskan jumlah ikan di Danau Sentani, sungai, dan kali bisa ribuan ekor sehingga tidak akan terdampak dengan kondisi banjir bandang. "Jika masih ada yang trauma memang wajar, namun hal tersebut harus segera kembali normal sehingga konsumsi ikan juga dapat meningkat," imbuh Klemen.

Dia mengatakan pihaknya juga akan menginstruksikan instansi terkait untuk mengecek kondisi perairan. Setelah itu akan diterbitkan surat edaran yang menegaskan ikan yang ada di Kabupaten Jayapura aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Sebelumnya, masyarakat Kabupaten Jayapura khususnya para korban banjir bandang diresahkan isu banyaknya ikan di Danau Sentani dan sekitarnya tercemar. Ini karena banyaknya jenazah yang ditemukan pada perairan serta kotornya air danau.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA