Saturday, 28 Sya'ban 1442 / 10 April 2021

Saturday, 28 Sya'ban 1442 / 10 April 2021

Modern Cikande Tampilkan Modern Halal Valey di MIHAS 2019

Jumat 05 Apr 2019 09:05 WIB

Red: Budi Raharjo

Modern Halal Valey

Modern Halal Valey

Foto: MCIE
Modern Cikande juga jalin kerja sama global antarpengembang cluster halal dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, KUALA LUMPUR -- Kawasan industri Modern Cikande Industrial Estate (MCIE) kembali berpartisipasi dalam ajang berskala internasional, Malaysia International Halal Showcase (MIHAS) 2019. Anak usaha PT Modernland Realty Tbk kali ini menampilkan produk unggulan, Modern Halal Valley.

Modern Halal Valley merupakan cluster industri halal pertama yang terintegrasi dan terbesar di Indonesia dengan lahan seluas 500 hektare. Cluster ini merangkum Halal Intergrated Supply Chain, Standard Factory Building, Industrial Land, dan Logistic Park.

Direktur Utama PT Modern Industrial Estat Pascall Wilson mengatakan satu-satunya cara untuk memenuhi permintaan atas meningkatnya pasar produk halal secara efektif adalah dengan menciptakan merek-merek produk halal baru. Juga membawa arus perkembangan industri ke global market halal dengan cara berkolaborasi di antara cluster halal di dunia dibanding beroperasi secara terpisah.

“Jaringan cluster halal merupakan salah satu key factor untuk mengembangkan industri halal secara global,” ujar Pascall Wilson dalam keterangan tertulisnya, Jumat (5/4).

Pascall Wilson menyebutkan, Indonesia merupakan salah satu negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Negara ini juga merupakan pasar bagi makanan halal terbesar di dunia, kosmetik halal terbesar kedua dan pasar farmasi halal terbesar keempat di dunia.

Tak hanya itu, Pascal melanjutkan, Indonesia juga memiliki kelas menengah yang bertumbuh dengan cepat. Otomatis pula hal ini mendorong permintaan domestik untuk produk halal berkualitas tinggi menjadi meningkat volumenya dengan cepat. "Halal Indonesia diakui secara internasional karena standar halal yang transparan, proses sertifikasi halal yang efisien dan memiliki akses pasar global,” ujar Pascall menjelaskan.

Acara yang digelar di Malaysia International Trade & Exhibition Centre, Kuala Lumpur, 3–6 April 2019, itu merupakan ajang pameran produk halal tingkat internasional yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade. Setiap tahun, pameran dagang ini berhasil menarik lebih dari ratusan ribu pengunjung dari seluruh dunia.

Negara-negara yang menjadi partisipan utama antara lain Indonesia, Filipina, Korea Selatan, Jepang, Cina, Belgia, Iran, Prancis, India, Palestina, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, dan beberapa negara lainnya. Tak hanya sebagai ajang unjuk gigi, selama empat hari digelar, seluruh pemain kunci di dalam rantai pasok industri halal global termasuk Modern Cikande Industrial Estate dipertemukan untuk menjajaki peluang baru.

Mereka pun bertukar pikiran, membangun koneksi, serta memamerkan produk dan jasa unggulan masing-masing. PT Modern Industrial Estat di ajang itu juga berhasil membentuk kesepakatan dengan menjalin kerja sama global antara pengembang cluster halal di dunia.

Jalinan bisnis diimplementasikan dengan menggelar penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) pada Rabu-Kamis, 3-4 April 2019, antara Modern Halal Valley (Indonesia) dengan Cordoba Halal Cluster (Spanyol). Berikutnya dengan Penang International Halal Hub (Malaysia) dan Iskandar Halal Park (Malaysia).

photo
Direktur Utama PT Modern Industrial Estat, Pascall Wilson (keempat kiri) berpose bersama perwakilan dari Cordoba Halal Cluster (Spanyol), Penang International Halal Hub (Malaysia) dan Iskandar Halal Park (Malaysia), seusai penandatanganan MoU di gelaran MIHAS 2019.

Tujuannya untuk mencapai keuntungan sinergi bagi industri-industri yang berbasis pada produk halal dan pengembangan bisnis halal lainnya. Caranya melalui jaminan produk halal, sumber bahan baku, akses pasar, promosi bersama, serta penelitian dan pengembangan.

Modern Cikande Industrial Estate berlokasi di Cikande, Serang, Banten. Selain menjual kavling lahan industri siap bangun, MCIE juga dilengkapi infrastruktur berkualitas dan fasilitas-fasilitas pendukung serta pengaturan kawasan, antara lain Water Treatment Plant atau IPAL dengan kapasitas awal 100 liter per detik. Sementara di dalam kawasan industri telah berdiri komplek pertokoan, klinik, kantor pos, kantor perbankan, kantin serta Hotel Swiss-Belinn ModernCikande Banten.

Yang terbaru, MCIE mengembangkan Modern Halal Valley, sebuah cluster industri halal pertama yang terintegrasi dan terbesar di Tanah Air. Untuk tahap pertama, Modern Halal Valley akan mengembangkan kawasan zona logistik halal internasional yang dibagi dalam beberapa sektor, mulai dari pusat distribusi nasional, kompleks ruang pendingin, dan berbagai sektor lainnya.

Modern Halal Valley juga menyediakan ruang komersial bagi perusahaan yang aktif dalam bisnis halal, perdagangan, dan perbankan baik skala nasional, Asia dan dunia. Modern Halal Valley juga merupakan tempat bagi para wirausahawan untuk menumbuhkan ide-ide baru dan ingin berkontribusi dalam industri halal global di Indonesia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA