Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Wednesday, 6 Zulqaidah 1442 / 16 June 2021

Ketua TKN: Pembangunan Indonesia Timur Bukti Kerja Jokowi

Rabu 03 Apr 2019 21:30 WIB

Rep: Rizkyan Adiyudha/ Red: Ratna Puspita

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir.

Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir.

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Pembangunan ini membuktikan Jokowi bekerja untuk seluruh bangsa.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir mengatakan, pembangunan yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Indonesia Timur bukanlah sebuah retorika. Pembangunan ini membuktikan Jokowi bekerja untuk seluruh bangsa.

Menurut Erick landasan dari pekerjaan itu bukan popularitas untuk kepentingan pemilu. Ia juga berpendapat, jika landasannya mencari popularitas untuk kebutuhan pemilu maka yang akan dibangun adalah wilayah Jawa yang merupakan lumbung suara.

Baca Juga

"Tapi Pak Jokowi membuktikan pemerataan pembangunan untuk semua, untuk keadilan, dan untuk kepentingan bangsa di atas segalanya," kata Erick menyusul peresmian tiga Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Sulawesi Utara, Maluku Utara, dan Kalimantan Timur pada Senin (1/4) lalu dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Rabu (3/4).

Erick mengatakan pembangunan sejumlah KEK di kawasan timur Indonesia ini akan muncul pemerataan pembangunan. Ketiga KEK tersebut ialah KEK Bitung di Sulawesi Utara, KEK, Morotai di Maluku Utara, dan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan di Kalimantan Timur.

Menurut Erick, KEK tersebut diharapkan dapat memajukan perekonomian setempat yang kebanyakan bergantung pada industri pengolahan bahan baku dan pariwisata. Erick menambahkan, tak hanya infrastruktur ekonomi, di tiga kawasan di timur Indonesia itu juga turut didirikan infrastruktur pendukung berupa sarana pendidikan.

Sementara infrastruktur pendukung sarana pendidikan yang turut diresmikan ialah rumah susun Institut Agama Islam Negeri Manado dan rumah susun Universitas Kristen Tomohon. Selain itu, dia melanjutkan, dengan banyaknya investasi yang masuk ke wilayah tersebut seiring dengan pembangunan KEK, lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat juga diperkirakan akan terbuka lebar.

Dia mengatakan, masyarakat nantinua akan turut merasakan hasil dari pembangunan tersebut. Sejumlah KEK yang diresmikan tersebut memiliki fokus berupa pengolahan komoditas pertanian setempat dan perikanan.

Ia mencontohkan KEK Bitung dengan luas total 534 hektare diharapkan mampu mendorong hilirisasi dan daya saing sektor perikanan, agro bisnis, dan farmasi. KEK Morotai memiliki keunggulan berupa keindahan pantai dan pemandangan bawah laut yang indah. Dahulu, Pulau Morotai diketahui juga merupakan salah satu basis militer pada Perang Dunia II sehingga berpotensi menjadi daerah wisata.

Sedangkan KEK Maloy Batuta Trans Kalimantan memiliki luas 557 hektare yang akan ditujukan sebagai kawasan pengolahan kelapa sawit, energi, dan logistik. Daerah tersebut memang kaya akan sumber daya alam terutama kelapa sawit sehingga diharapkan akan menjadi pusat pengolahan komoditas tersebut beserta segala produk turunannya di samping industri lain seperti industri mineral, gas, dan batu bara.

Bos Mahaka Media ini berpendapat, pembangunan itu membuktikan Presiden Jokowi memiliki road map dan rencana besar untuk membawa Indonesia menjadi raksasa ekonomi di tahun 2030. Karena itu, Erick pun tak ragu mengampanyekan Presiden Jokowi untuk melanjutkan kepemimpinannya pada periode kedua.

Menurutnya, jangan sampai Indonesia yang sudah dalam trek yang benar kembali mundur akibat salah memilih pemimpin. Dia mengayakan, Jokowi sudah memberi bukti, yang lain hanya retorika dan tidak memiliki pengalaman dan rencana yang jelas. 

"Untuk itu jadi kewajiban kita untuk memastikan pembangunan terus berlanjut dengan memiliki calon nomor 01, Jokowi-Kiai Ma'ruf Amin," kata Erick.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA