Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Sunday, 22 Zulhijjah 1442 / 01 August 2021

Bupati: Jaga Kualitas Manggis Purwakarta

Selasa 26 Mar 2019 16:45 WIB

Rep: Ita Nina Winarsih/ Red: EH Ismail

Manggis

Manggis

Kelompok tani sudah bermitra dengan eksportir guna memasarkan manggis ke luar negeri.

REPUBLIKA.CO.ID, PURWAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) senantiasa memberikan pendampingan dan bimbingan dalam meningkatkan mutu dan produksi buah-buahan, termasuk manggis. Hal itu penting dilakukan agar Indonesia memiliki daya saing demi peningkatkan kesejahteraan petani hortikultura Indonesia.

Setelah sukses sebagai pengekspor manggis ke mancanegara, Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan Festival Manggis Kabupaten Purwakarta yang diselengarakan di Desa Babakan, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat. Kecamatan Wanayasa dikenal sebagai salah satu sentra produksi manggis dan salah satu penghasil manggis terbaik di tingkat nasional.

Festival Manggis Kabupaten Purwakarta yang pertama dibuka secara resmi oleh Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika. Dalam sambutannya, Anne berharap agar manggis kebanggaan Kabupaten Purwakarta dapat dijaga dan dipelihara kualitasnya.

“Saya juga mengajak seluruh masyarakat Purwakarta agar pohon manggis yang sudah puluhan tahun tersebut dijaga kelestariannya dan dirawat jangan sampai punah apalagi ditebang liar. Jaga kualitas manggis Purwakarta ini,” ucap Anne.

Bupati yang biasa dipanggil Ambu ini mengharapkan agar festival manggis bisa sebagai sarana pengembangan tata niaga manggis. Selain itu, Anne juga berharap festival mampu mendongkrak pariwisata Purwakarta menjadi semakin istimewa.
“Dengan demikian dapat mengharumkan nama baik Kabupaten Purwakarta yang pada gilirannya dapat meningkatkan perekonomian daerah,” kata Anne. 

Anne berharap, di masa mendatang akan lahir petani-petani milenial asal Kabupaten Purwakarta yang siap menerima estafet pembangunan pertanian Indonesia.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Purwakarta Agus Suherlan menyampaikan, dalam festival tersebut disajikan buah manggis segar sekaligus digelar bazaar pangan olahan berbahan dasar buah manggis dan jenis produk pangan lainnya.
“Di sini digelar aneka buah manggis gratis dan juga dilaksanakan edukasi budidaya manggis dalam bentuk dialog, berbagai lomba, serta pentas seni,” ujar Agus.

Manggis Purwakarta dikenal sebagai manggis varietas Wanayasa yang dilepas sebagai varietas unggul dengan Keputusan Menteri Pertanian Nomor: 571/Kpts/SR.120/9/2006 tanggal 25 September 2006. 

Karakteristik manggis Purwakarta berbentuk buah bulat, warna kulit buah matang merah keunguan, sifat buah mudah dibuka, keadaan daging buah halus tidak berserat dan memiliki rasa daging buah manis asam. “Kadar gulanya rata-rata 17,75 derajat brix,” ujar Agus Suherlan.

Sentra produksi manggis di Kabupaten Purwakarta selain di Kecamatan Wanayasa terdapat juga di Kecamatan Kiarapedes, Kecamatan Bojong, Kecamatan Darangdan, dan Kecamatan Pondoksalam.  Luas areal pertanaman manggis di Kabupaten Purwakarta mencapai 1.540,4 hektare dengan jumlah populasi sekitar 154.043 pohon.
Sebelum pengetatan ketentuan SPS dalam rangka ekspor, biasanya petani menjual manggis nya ke pengumpul dan pedagang keliling. 

Pada saat ini, kelompok tani sudah mulai bermitra dengan eksportir/packing house untuk memasarkan buah manggis berkualitas untuk ekspor, sedangkan yang tidak masuk kualitas ekspor dipasarkan ke Pasar Induk Cikopo, Purwakarta ujar Agus Suherlan.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA