Thursday, 25 Syawwal 1443 / 26 May 2022

Koperasi Diharapkan Tingkatkan Kesejahteraan Pekerja

Senin 11 Mar 2019 10:48 WIB

Red: Friska Yolanda

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri memberikan sambutan dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara, Ahad (10/3).

Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri memberikan sambutan dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara, Ahad (10/3).

Saat ini terdapat 4.441 unit koperasi pekerja di seluruh Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri mengatakan pemerintah terus mendorong agar koperasi benar-benar bisa menjadi soko guru perekonomian para pekerja. Kehadiran koperasi diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan para pekerja. 

"Ke depan, pemerintah terus dorong agar koperasi ini bisa berkembang baik  melalui aktivitas simpan pinjam dan  mengelola kebutuhan  pokok pekerja, " ujar Menaker Hanif saat memberikan sambutan dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara, Ahad (10/3).

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan saat ini jumlah koperasi pekerja di seluruh Indonesia terdapat 4.441 unit, dengan total  jumlah anggota sebanyak 362.949 pekerja/buruh. Jumlah ini terdiri dari 302.160 anggota pekerja laki-laki dan 60.789 perempuan.

"Saya bayangkan misalnya di satu pabrik isinya 10 ribu pekerjanya belanja di koperasinya.  Untungnya dari kita untuk kita sehingga manfaatnya pasti untuk masyarakat," ujar Hanif yang didampingi Dirjen PHI Jamsos Haiyani Rumondang, Direktur Persyaratan Kerja Siti Junaedah dan  Direktur Kelembagaan dan Kerja sama Hubungan Industrial (KKHI) Aswansyah.

photo
Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri memberikan sambutan dalam acara Tour Akbar Koperasi Karyawan (Kopkar) PT Muara Tunggal (kabupaten Sukabumi) di Jakarta Utara, Ahad (10/3).
Hanif menyambut positif Kopkar PT Muara Tunggal yang dapat memenuhi kebutuhan simpan pinjam dan konsumsi bulanan secara rutin bagi 3.500 karyawannya. "Kopkar ini bisa menjadi salah satu contoh ke depan agar pekerja di berbagai perusahaan dan pabrik bisa bersama-sama berkoperasi untuk membantu meningkatkan kesejahteraan karyawan, " katanya.

Hanif menambahkan tur akbar sebagai salah satu ekspresi sekaligus bentuk perwujudan dari pentingnya koperasi di kalangan pekerja. "Di Ancol, pekerja bisa refreshing, keluar dari rutinitas pabrik, menikmati hal-hal baru sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Ini suatu perkembangan menarik. Koperasinya bisa tumbuh dengan baik, " katanya.

Tour Akbar dihadiri Kadiskop UKM Jabar Kusmana Hartaji, Ketua Kopkar PT Muara Tunggal Sudarno Rais dan 5.030 karyawan dan keluarga PT Muara Tunggal. Kusmana mengatakan koperasi merupakan solusi bagi peningkatan ekonomi karyawan atau pekerja. Termasuk ketika pekerja membutuhkan pembiayaan, bisa memanfaatkan koperasi karyawannya.

"Jangan sampai terkena dampak rentenir ya, banyak yang macet. Pinjamnya Rp 500 ribu diteleponnya berkali-kali. Mendingan pinjam di koperasi saja " katanya.

 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA