Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

PLN Beri Diskon Hingga 100 Persen untuk Tambah Daya

Sabtu 09 Mar 2019 13:54 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Ani Nursalikah

Seorang petugas PLN menjelaskan cara penggunaan token listrik yang benar kepada warga Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Seorang petugas PLN menjelaskan cara penggunaan token listrik yang benar kepada warga Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatra Utara.

Foto: dok Rakhmat Hadi Sucipto
Tambah daya diskon ini berlaku di seluruh Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PLN memberikan diskon untuk pelanggan yang akan melakukan penambahan daya listrik mulai dari daya 220 VA sampai dengan 197 kVA. Terdapat tiga kategori diskon, yaitu 50 persen, 75 persen, dan 100 persen.

General Manager PLN Distribusi Jakarta Raya, M Ikhsan  Asaad menjelaskan diskon 50 persen untuk semua pelanggan PLN yang akan berlaku dari 1 Maret 2019 hingga 30 April 2019. Ikhsan menjelaskan masyarakat tinggal mengajukan ke PLN saja.

Sedangkan untuk diskon 75 persen akan diberikan PLN bagi para pelanggan yang memiliki kompor listrik atau motor listrik, berlaku 1 Maret 2019 - 31 Desember 2019. "Pelanggan mendaftar di kantor PLN terdekat dengan membawa bukti kepemilikan atau pembelian kompor atau motor listrik," ujar Ikhsan, Sabtu (9/3).

Sedangkan bagi para pelanggan yang memiliki mobil listrik, PLN akan memberikan diskon hingga 100 persen. Diskon tersebut juga akan berlaku pada waktu yang sama, hingga akhir tahun mendatang.

"PLN ingin memberikan kenyamanan kepada pelanggan untuk lebih leluasa dalam memanfaatkan listrik," ujar Ikhsan.

Tambah daya diskon ini berlaku di seluruh Indonesia dengan ketentuan sudah menjadi pelanggan PLN sejak 1 Februari 2019, tanpa perubahan fasa, tanpa migrasi dari pascabayar ke prabayar atau sebaliknya, dan tanpa mengubah golongan tarif peruntukannya.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA