Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Sunday, 10 Zulqaidah 1442 / 20 June 2021

Kiai Ma'ruf Pimpin Doa Usai Dikejar Warga di Ciamis

Kamis 28 Feb 2019 19:17 WIB

Rep: Rizky Suryarandika/ Red: Andi Nur Aminah

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin (ilustrasi)

Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin (ilustrasi)

Foto: Antara/Raisan Al Farisi
Kiai Ma'ruf dikejar warga sampai ke mobilnya karena ingin bersalaman dan didoakan.

REPUBLIKA.CO.ID, CIAMIS -- Cawapres nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin menghadiri doa bersama di Gedung Dakwah Banjar Sari, Kabupaten Ciamis Kamis (28/2) sore. Sambutan warga luar biasa hingga kiai Ma'ruf dikejar saat akan menuju mobilnya.

Kiai Ma'ruf terlihat terharu atas sambutan warga Ciamis yang antusias sejak datang hingga menjelang pulang. Warga berdesak-desakan ingin menyalami dan berfoto dengannya bersama sang istri, Wury Estu Handayani.

Baca Juga

Di akhir pertemuan, terdengar pengumuman pemandu acara bahwa Ma'ruf ingin foto bersama warga Ciamis. Namun, semua warga berlomba mendekatinya hingga anggota pengamanan dan Banser kewalahan. Barisan warga yang sudah rapih pun menjadi tak beraturan. "Saya gembira dengan sambutan warga Ciamis. Mereka berlomba mendekati mau salaman dan mendoakan saya," katanya pada wartawan.

Meski rencana foto bersama batal karena massa meluber, Kiai Ma'ruf tetap melayani warga dan santri NU yang ingin bersalaman. Bahkan ada warga sudah berdesak-desakan menanti Ma'ruf di dekat pintu mobil.
Antusiasme warga hingga ada yang mencegat dan meminta doa kepadanya. Tak mau mengecewakan permintaan itu, Kiai Ma'ruf memimpin doa dari dalam mobilnya.

"Ada yang meminta saya berdoa untuk mereka juga ngejar ke mobil. Dan tadi anak kecil ada yang berusaha menyalami dan menyapa. Sungguh sambutan yang mengharukan bagi saya," ujarnya.

Ia mengaku sudah berkunjung dan menemui warga di berbagai pelosok Nusantara sejak ditetapkan menjadi Cawapres pendamping Capres Joko Widodo. Namun, sambutan warga Ciamis memberi kesan tersendiri baginya.

"Sambutan warga Ciamis ini istimewa. Kenekatan ingin menyalami padahal kami di dalam mobil dan mobil sudah berjalan. Tapi masih tetap warga berlomba mendekati sampai mobil diputuskan berjalan lambat tadi agar bisa menyalami mereka," ucapnya. 

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA