Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Yoga 10 Menit Beri Efek Positif untuk Kesehatan

Rabu 16 Jan 2019 00:40 WIB

Rep: Dwina Agustin/ Red: Friska Yolanda

Pose handstand atau berdiri dengan tangan dalam olahraga yoga.

Pose handstand atau berdiri dengan tangan dalam olahraga yoga.

Foto: Flickr
Berolahraga sejenak tapi rutin dipercaya dapat meningkatkan memori seseorang.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bagi sebagian orang, menemukan waktu untuk berolahraga setiap saat merupakan hal yang sulit. Mencuri waktu di antara padatnya aktivitas sulit dilakukan meskipun diketahui olahraga sangat baik untuk tubuh dan pikiran.

Dengan waktu yang terbatas, bukan hal mudah untuk berolahraga secara maksimal. Ada beberapa olahraga yang bisa dilakukan hanya dalam durasi yang pendek dan tidak memerlukan usaha yang banyak.

Yoga dan berjalan-jalan di treadmill menjadi salah satu yang direkomendasikan untuk mendapatkan manfaat olahraga terbaik dengan waktu yang sedikit. Untuk manfaat kognitif, penelitian baru menunjukkan, hanya 10 menit yoga santai atau berjalan-jalan di treadmill sebenarnya dapat meningkatkan fungsi memori.

Peneliti dari Universitas Tsukuba Jepang dan Universitas California, Irvine, memberi 36 orang orang dewasa usia mahasiswa universitas tes memori. Mereka diperlihatkan beberapa foto benda sehari-hari, dan lima menit kemudian mereka diperlihatkan gambar-gambar yang sama, baru, atau sangat mirip dengan yang pernah dilihat sebelumnya. Mereka kemudian diminta untuk mengidentifikasi foto yang dikenali.

Sementara mereka melakukan tugas, aktivitas otak para peserta dipantau dengan MRI. Setiap orang mengikuti tes dua kali, sekali setelah 10 menit istirahat dan sekali setelah 10 menit mengayuh sepeda.

Peneliti menemukan, peserta mendapat skor lebih tinggi pada tugas memori yang menantang setelah latihan ringan. Bukan hanya itu, pemindaian MRI menunjukkan latihan sebenarnya meningkatkan konektivitas antara hippocampus, yang terlibat dalam penyimpanan memori, dan bagian lain dari otak yang terkait dengan ingatan yang sangat rinci. Tes tersebut menunjukkan ingatan disimpan dengan tingkat akurasi dan presisi yang lebih tinggi.

Penulis penelitian dan direktur Yassa's Yassa Translational Neurobiology Lab UC Michael Yassa mengatakan, penelitian ini unik karena menunjukkan peningkatan daya ingat setelah latihan singkat. Hal ini menjadi alternatif yang baik terutama bagi orang-orang yang tidak dapat berolahraga sering atau intens.

"Saat ini, kami memberi tahu orang-orang, 'Oh, kamu harus berolahraga'. Dan biasanya ini adalah rekomendasi besar seperti, 'Anda harus melakukan setidaknya 20 hingga 40 menit sehari, lima hari seminggu'. Bagi sebagian orang, terutama mereka yang mungkin memiliki gangguan mobilitas di usia yang lebih tua, itu bisa menjadi masalah besar," kata Yassa, dikutip dari //CBCLife//, Rabu (16/1).

Latihan mikro juga dapat menghasilkan manfaat besar bagi orang dengan beban kerja yang menuntut banyak hal. Yassa mengatakan, akan sangat membantu jika berjalan kaki 10 atau 15 menit sebelum berkegiatan atau membutuhkan dorongan mental tambahan.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA