Monday, 7 Rabiul Awwal 1444 / 03 October 2022

Maskapai Ini Sediakan Opsi Tip untuk Awak Kabin

Senin 14 Jan 2019 14:14 WIB

Rep: Rossi Handayani/ Red: Ani Nursalikah

Maskapai Frontier Airlines.

Maskapai Frontier Airlines.

Foto: Flickr
Pramugari Frontier Airlines mendapatkan jutaan dolar tip selama tiga tahun terakhir.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK --  Saat terbang dengan Frontier Airlines, jika Anda membeli camilan atau lainnya dalam penerbangan, layar sentuh Anda akan meminta tip. Baru-baru ini opsi tersebut ada di beberapa maskapai penerbangan AS.

Frontier Airlines, pelopor di departemen 'tip-your-attendant' di setiap penerbangan. Pada 1 Januari, bagaimanapun, 2.200 pramugari Frontier tidak lagi mengumpulkan persenan mereka.

"Kami menghargai kerja keras pramugari kami dan tahu pelanggan kami juga melakukannya, sehingga (tablet pembayaran) memberi penumpang opsi untuk memberi tip. Ini sepenuhnya atas kebijakan pelanggan, dan banyak yang melakukannya. Bahkan, itu juga atas kebijakan pramugari, Di ​​Frontier, mereka dapat memilih apakah akan menggunakan opsi tip," kata juru bicara Frontier Jonathan Freed, dilansir dari laman NZ Herald, Senin (14/1).

Tetapi apakah sistem baru ini dapat dibenarkan? Selama beberapa dekade pramugari Amerika menekankan peran mereka sebagai profesional keselamatan yang mengingatkan penumpang. Setiap saat, mereka harus menjadi personel darurat jika seseorang jatuh sakit, dan mendorong troli minuman hanyalah pekerjaan sampingan.

Association of Flight Attendants, yang mewakili karyawan Frontier, keberatan dengan pemberian tip pada 2016. "Manajemen bergerak maju dengan opsi tip bagi penumpang dengan harapan hal itu akan menghalangi pramugari agar tidak berdiri bersama untuk mendapatkan kontrak yang adil, dan dalam upaya mengalihkan biaya tambahan kepada penumpang," tulis Presiden AFA Sara Nelson.

Serikat pekerja telah berusaha mencapai kontrak baru dengan Frontier selama dua tahun. Pada November, pramugari memilih untuk otorisasi teguran, meskipun mediator federal belum menyatakan pembicaraan pada jalan buntu.

"Saya pikir itu seperti di restoran dan, terus terang, bukan citra yang ingin dimiliki maskapai," kata Henry Harteveldt, yang kerap terbang dan pendiri Atmosphere Research Group, yang menganalisis industri perjalanan.

Ia mengatakan kebijakan baru itu mungkin menyebabkan beberapa pramugari melihat kolega mereka yang tertinggal dari pendapatan. Selain itu, juga dapat memengaruhi tingkat layanan di pesawat.

"Ini benar-benar dapat menyulitkan budaya di Frontier," kata Harteveldt.

Sistem pembayaran berbasis tablet Frontier memungkinkan pramugari melewati layar tip ketika pelanggan membayar. Maskapai mengatakan tidak melacak seberapa sering pramugari meminta tip melalui tablet.

Frontier menolak memberikan rincian tentang berapa banyak tip yang dibagikan setiap bulan. Meskipun Freed, juru bicara maskapai, mengatakan pramugari telah mendapatkan jutaan dolar tip selama tiga tahun terakhir.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA