Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Yao Ming Tawarkan Timnas Basket Ikut Summer League di Cina

Kamis 20 Dec 2018 21:35 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah

Pelatih timnas basket putra Fictor Gideon Roring (kanan) dalam acara diskusi basket di Kemenpora, Kamis (20/12).

Pelatih timnas basket putra Fictor Gideon Roring (kanan) dalam acara diskusi basket di Kemenpora, Kamis (20/12).

Foto: Dok Kemenpora
Yao Ming menawarkan sejumlah kerja sama dengan Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Mantan bintang basket NBA asal Cina, Yao Ming, pernah menawarkan tim nasional basket putra Indonesia untuk mengikuti summer league di Cina. Hal ini diungkapkan pelatih timnas basket putra Indonesia Fictor Gideon Roring dalam acara diskusi basket "Membedah peluang tim nasional basket Putra Indonesia di SEA Games 2019 dan FIBA Asia 2019" yang digelar di Kemenpora, Kamis (20/12).

"Usai Asian Games 2018, saya diundang Yao Ming yang juga ketua asosiasi bola basket Cina untuk berbagi pengalaman. Hanya Indonesia yang diberi waktu sharing dengan mantan bintang NBA tersebut," ujar Ito, sapaan akrab Fictor Roring.

Dalam pertemuan tersebut, lanjut Ito, Yao Ming menawarkan sejumlah kerja sama dengan Indonesia. Termasuk menawarkan bantuan untuk tim nasional Indonesia untuk ikut summer league di Cina.

"Summer League di Cina itu banyak pebasket kelas dunia yang ambil bagian. Bukan cuma pebasket Cina. Ada pebasket dari Amerika, Eropa, Afrika, Asia maupun Australia. Namun sampai saat ini belum ditindaklanjuti tawaran tersebut," kata dia.

Dalam kesempatan itu, kata Ito, Yao Ming juga memuji timnas basket putra Indonesia. Menurut eks pebasket berpostur 2,29 meter, seperti dikatakan Ito, timnas basket putra sudah bermain basket dengan benar. Small man Indonesia punya kemampuan yang lumayan.

"Tetapi basket itu masalah postur. Postur raksasa tinggi dan besar itu sangat vital di basket. Karena selain mencetak angka, dia juga berguna untuk pertahanan yang kokoh. Kalau pemain kecil mungkin bisa cetak angka, tetapi sulit saat menjaga lawan yang raksasa. Apalagi jika pemain berpostur raksasa itu jago menembak juga dari luar," kata Ito. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA