Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Friday, 21 Rajab 1442 / 05 March 2021

Paduan Suara Ubaya Raih Dua Emas di Kejuaraan Internasional

Rabu 05 Dec 2018 19:35 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Esthi Maharani

Paduan Suara

Paduan Suara

Foto: INDONESIA WORDPRESS
Paduan suara yang terdiri dari 30 penyanyi itu meraih emas pada dua kategori lomba

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Paduan Suara Universitas Surabaya (Ubaya) meraih dua emas pada ajang "4th Asia Cantate 2018" yang digelar di Chai Wan, Hong Kong pada 1-4 Desember 2018. Ketua UKM Paduan Suara Ubaya, Agnes Kalika Anindita mengatakan, tim paduan suara yang terdiri dari 30 penyanyi itu meraih emas pada dua kategori lomba, yaitu Mixed Choir (open) dengan perolehan nilai 86.61, dan Folklore 87.80.

"Kami bersyukur atas prestasi ini. Meski ini kali pertama Ubaya Choir mengikuti kompetisi internasional di luar negeri," kata Agnes ditemui di kampusnya, Rabu (5/12).

Agnes mengaku, timnya merasa tegang sebelum berangkat ke Hong Kong. Ketegangan itu dikarenakan baru pertama kalinya mereka mengikuti ajang internasional yang tidak hanya mewakili Ubaya, tapi juga Jawa Timur dan Indonesia.

"Walaupun tegang, tapi kami sangat gembira mengikuti perlombaan ini. Kami berkomitmen untuk fokus dan memberikan yang terbaik, sehingga bisa mengharumkan nama Ubaya dan juga Indonesia," ujar Agnes.

Pada saat perlombaan, lanjut Agnes, Ubaya Choir menampilkan beberapa lagu yaitu Es spricht der Tor in seinem Herzen, Song At Dusk, dan Gayatri dalam kategori Mixed Voices. Sedangkan dalam kategori Folklore mereka membawakan lagu Kicir-Kicir dan Janger.

Agnes bersyukur selama di Hong Kong dan mengikuti perlombaan, timnya tidak menemukan kesulitan yang berarti. Sehingga dapat menampilkan yang terbaik dan meraih dua emas. Kritik dan saran dari juri juga dirasanya positif, sehingga meningkatkan semangat Ubaya Choir untuk lebih detail dan solid lagi kedepannya.

"Bahkan pada saat bertemu dengan juri, ada yang memberikan nilai 90 lebih di setiap kolomnya," katanya.

Wakil Rektor III Ubaya Hudiyo Firmanto mengatakan, setelah meraih emas di Hong Kong, kampusnya menyiapkan Ubaya Choir untuk tampil pada lomba yang lebih besar. "Untuk itu tentu kami menyiapkan pembinaan yang berkesinambungan di bawah Direktorat Pengembangan Mahasiswa dan juga memberi dukungan berupa pendanaan khusus," ujarnya.

Selain dua emas yang baru diraihi, Ubaya Choir tercatat pernah meraih beberapa penghargaan tingkat nasional dan internasional. Yakni medali emas kategori Mixed Youth & Gospel Spiritual dalam "5th Bali International Choir Festival 2016" dan medali emasi kategori Musica Sacra & Gospel Spiritual dalam Pesta Paduan Suara Gerejawi Mahasiswa Nasional XIV 2016 di Medan. Ada juga medali emas kategori Religiosa dalam Satya Dharma Gita National Choir Festival 2017 di Semarang.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA