Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Friday, 25 Ramadhan 1442 / 07 May 2021

Bunga Penutup Abad Jadi Pembuktian Marsha Timothy

Sabtu 17 Nov 2018 10:59 WIB

Red: Ratna Puspita

Artis Marsha Timothy yang berperan sebagai Nyai Ontosoroh (kiri) beradu akting dengan aktor Lukman Sardi yang berperan sebagai Jean Marais (tengah) dan aktor Reza Rahardian yang berperan sebagai Minke, pada pementasan teater

Artis Marsha Timothy yang berperan sebagai Nyai Ontosoroh (kiri) beradu akting dengan aktor Lukman Sardi yang berperan sebagai Jean Marais (tengah) dan aktor Reza Rahardian yang berperan sebagai Minke, pada pementasan teater

Foto: ANTARA FOTO/Galih Pradipta
Marsha Timothy berperan sebagai Nyai Ontosoroh.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pementasan teater "Bunga Penutup Abad" kembali hadir di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada 17-18 November 2018. Tidak ada yang baru dalam pertunjukan ini, kecuali Marsha Timothy yang berperan sebagai Nyai Ontosoroh.

Pementasan yang diambil dari karya "Tetralogi Pulau Buru" milik Pramodeya Ananta Toer ini berkisah tentang kehidupan Nyai Ontosoroh dan Minke setelah kepergian Annelies ke Belanda. Nyai Ontosoroh yang khawatir mengenai keberadaan Annelies mengutus pegawainya yang bernama Robert Jan Dapperste atau Panji Darman.

Kehidupan Annelies diceritakan oleh Panji Darman melalui surat-surat yang dikirimkan kepada Minke dan Nyai Ontosoroh. Setiap surat yang dibacakan membuka kenangan mereka bertiga seperti pertama kali Minke berkenalan dengan Annelies, bagaimana Nyai Ontosoroh digugat anak tirinya, sampai sejarah sebutan nama Nyai Ontosoroh berasal.

Cerita berakhir beberapa saat ketika Minke mendapat kabar bahwa Annelies meninggal di Belanda. Minke yang dilanda kesedihan kemudian meminta izin pada Nyai Ontosoroh untuk pergi ke Batavia dan melanjutkan sekolah menjadi dokter.

photo
Aktris Chelsea Islan yang memerankan Annelies Mellena. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
Sebelum berangkat, Minke membawa lukisan potret Annelies yang dibuat oleh sahabatnya Jean Marais. Kemudian, Minke memberi nama lukisan itu, "Bunga Penutup Abad".

Secara cerita, tidak jauh berbeda dari pementasan "Bunga Penutup Abad" pada 2016. Hanya saja pada pertunjukan kali ini penonton diajak mengenal Marsha Timothy sebagai pemain teater.

Tokoh Nyai Ontosoroh yang diperankan olehnya merupakan karakter sentral dengan pembawaan yang anggun dan terhormat, yang sebelumnya dimainkan oleh Happy Salma. Ini pertama kalinya Marsha bermain teater dengan scene yang panjang.

Meski beberapa kali Marsha sempat salah dalam penyebutan panggilan untuk Minke, tetapi aktingnya patut diberi jempol. Terlebih ketika adegan Annelies akan dibawa ke Belanda dan kabar mengenai kematian anak perempuannya tersebut, suara Marsha begitu menggelegar dan menggetarkan hingga penonton seperti ikut merasakan kesedihan Nyai Ontosoroh.

photo
Aktor Lukman Sardi yang berperan sebagai Jean Marais (kiri) beradu akting dengan aktor Reza Rahardian yang berperan sebagai Minke. (ANTARA FOTO/Galih Pradipta)
"Bunga Penutup Abad" arahan sutradara Wawan Sofwan ini menggabungkan "Bumi Manusia" dan "Anak Semua Bangsa". Memang, tidak diceritakan secara keseluruhan, tetapi dengan alur maju mundur yang digunakan Wawan sangat mudah dipahami serta utuh sebagai cerita. Perpindahan satu babak ke babak lain juga cukup halus.

Selain Marsha, pemain lain dalam "Bunga Penutup Abad" tetap sama, yakni Reza Rahadian sebagai Minke, Chelsea Islan sebagai Annelies, Lukman Sardi sebagai Jean Marais, dan Sabia Arifin sebagai May Marais.

Pementasan ini juga didukung oleh orang-orang yang berdedikasi di bidangnya seperti Happy Salma (produser), Iskandar Loedin (pimpinan artistik), Deden Jalaludin Bulqini (penata multimedia), Ricky Lionardi (penata musik) dan Deden Siswanto (penata kostum). Tidak heran jika tiket pertunjukan tersebut hanya tersisa 145 tiket dari 2.264 tiket yang tersedia untuk dua hari.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA