Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Thursday, 15 Jumadil Akhir 1442 / 28 January 2021

Pelatih: Belgia Siap Hadapi Brasil

Jumat 06 Jul 2018 03:35 WIB

Red: Ani Nursalikah

Roberto Martinez

Roberto Martinez

Foto: EPA-EFE/STEPHANIE LECOCQ
Kedua tim bertempur memperebutkan satu tiket babak semifinal.

REPUBLIKA.CO.ID, KAZAN -- Roberto Martinez percaya Belgia sudah sangat siap menghadapi tantangan terberat dalam sepak bola, yakni pertandingan Piala Dunia melawan tim Brasil yang tangguh.

Martinez menyadari Belgia merupakan underdog saat menghadapi tim juara dunia lima kali itu di Kazan Arena pada Jumat (6/7). Kedua tim saling bertempur memperebutkan satu tiket babak semifinal.

Setelah memenangkan semua pertandingan grup mereka di Rusia dan bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk mengalahkan Jepang di babak 16 besar, pelatih itu merasa yakin para pemainnya prima untuk menjalankan tugas mereka. "Ini adalah kesempatan besar. Anda tidak bisa menyembunyikannya. Jika Anda mencoba menyembunyikannya, Anda termasuk orang bodoh," kata pelatih asal Spanyol itu saat konferensi pers, Kamis (5/7).

"Kami telah bekerja keras menempatkan diri kami pada kesempatan ini. Kami telah berkembang di turnamen. Ada sesuatu yang sangat istimewa tentang tim ini," katanya.

"Tanda-tandanya, mereka sudah dalam tren positif. Ada keinginan nyata untuk berada di lapangan sepak bola, kita tidak bisa menunggu lama untuk berada di sana sehingga saya merasa sangat yakin dengan kesiapan tim untuk pertandingan ini."

Pertandingan, diantara dua tim yang bertabur penyerang berbakat kelas dunia, bakal sengit tetapi Martinez mengatakan ada satu faktor signifikan yang membedakan Belgia dengan Brasil. "Perbedaannya adalah kita belum memenangkan Piala Dunia, hanya sesederhana itu saja," tambahnya.

"Ketika Anda pergi ke turnamen dan Anda belum memiliki pengetahuan untuk memenangkan turnamen, Anda tidak dapat memiliki keuntungan atas lawan. Brasil tahu bagaimana memenangkan Piala Dunia, mereka telah melakukannya lebih banyak dari negara lain sehingga mereka punya penghalang psikologis itu. Kita harus menghormati mereka dengan apa yang telah mereka capai," ujarnya.

Rasa hormat itu terbukti dalam setiap ucapan pelatih asal Spanyol itu sepanjang Kamis. sementara mengakui bahaya yang disajikan pemain depan Brazil Neymar, Martinez meyakini keterampilan para pemain seperti Eden Hazard juga akan berpengaruh bagi Belgia.

"Saya pikir bakat individu adalah senjata yang cukup besar untuk kedua tim," katanya.

"Kami bergantung pada situasi satu lawan satu, kami berdua mengandalkan tujuan mencetak gol, kami bergantung pada sepak bola terbuka, kami tidak bergantung pada menjaga agar gawang tidak kebobolan atau mencoba untuk lebih banyak bertahan," ujarnya.

"Neymar adalah salah satu eksponen terbesar yang menentukan situasi satu lawan satu, jadi kita harus mengawasi dia sekaligus memungkinkan pemain kita untuk memiliki peran lebih besar dalam permainan."

Martinez, yang menepis pertanyaan terkait peluang pekerjaan sebagai manajer timnas Spanyol, mengatakan satu hal yang tidak perlu dilakukannya pada Jumat adalah menemukan cara untuk memotivasi timnya.

"Ketika Anda berada di perempat final Piala Dunia menghadapi Brazil, maka Anda tidak perlu lagi tambahan motivasi."

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA