Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Monday, 5 Syawwal 1442 / 17 May 2021

Kasus Financial Fair Play, UEFA Denda Milan 20 Juta Euro

Kamis 08 Nov 2018 17:02 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Endro Yuwanto

Kantor Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA)

Kantor Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA)

Foto: Reuters
Milan beli 11 pemain baru pada jendela transfer musim panas 2017 dengan uang utang.

REPUBLIKA.CO.ID, MILAN -- Kasus financial fair play (FFP) yang dihadapi AC Milan menemui akhir. Federasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menjatuhi I Rossoneri hukuman denda sebesar 20 juta euro. Selain itu, Milan juga dilarang memasukkan pemain baru untuk Liga Europa selama sisa musim ini.

"Milan mendapatkan hukuman denda dan larangan menambah pemain di kompetisi Eropa," begitu laporan dari Football Italia, Kamis (8/11).

Dengan begitu, Il Diavolo Rosso dapat dipastikan tidak dapat mendaftarkan gelandang serang muda Lucas Paqueta Januari nanti. Pemain asal Brasil itu diharapkan jadi warna baru buat serangan Milan yang masih berjuang bangkit menjadi klub besar.

Kasus FFP dihadapi Milan sejak pertengahan tahun ini. Milan dianggap melanggar aturan pembelian pemain semasa klub itu dikuasai pengusaha Cina Yong Hong Li.

Pemilik yang membeli Milan dari Silvio Berlusconi itu mendapatkan 11 pemain baru pada jendela transfer musim panas 2017 lalu dengan uang hasil utang ke kelompok pengusaha Amerika Serikat Elliot Management.

Awalnya, Milan dituntut hukuman tidak diperbolehkan tampil di kompetisi Eropa musim ini. Tapi tim pengacara Milan berhasil melunakkan jaksa penuntut. Sehingga, Milan dapat tampil di Liga Europa musim ini.

Sementara, Lucas Paqueta yang baru dibeli Milan dari klub Brasil Flamengo yang akan datang mulai Januari tahun depan, hanya bisa dimainkan di pertandingan Serie A Liga Italia.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA