Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Sunday, 27 Ramadhan 1442 / 09 May 2021

Pelatihan Pemasaran Digital Ciptakan UMKM Berkualitas

Rabu 31 Oct 2018 17:00 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Yusuf Assidiq

Press conference kurasi produk UMKM di Kantor BI Perwakilan DIY.

Press conference kurasi produk UMKM di Kantor BI Perwakilan DIY.

Foto: Silvy Dian Setiawan.
E-commerce di DIY sudah mulai berkembang.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Bank Indonesai (BI) Perwakilan DIY memberikan pelatihan dan pendampingan kepada pelaku usaha mikro kecil menengah (UKMKM) DIY. Hal tersebut dilakukan untuk menciptakan UMKM yang berkualitas dan dapat mampu bersaing serta bersiap menghadapi perubahan di era digital saat ini.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan DIY, Budi Hanoto, mengatakan pelatihan yang dilakukan seperti memberikan pelatihan terkait pemasaran melalui sistem elektronik seperti e-commerce. Dilakukannya hal tersebut guna mengembangkan UMKM DIY dan mempersiapkan UMKM tersebut untuk bersaing dengan UMKM lainnya. Tidak hanya dalam skala nasional, namun juga dalam skala internasional.

"Kita menjembatani dan mendampingi UMKM. Jadi akses pembiayaan dan akses digitalisasi kita berikan pelatihan dan pendampingan melalui Grebek UMKM DIY 2018," kata Budi, di Kantor Bank Indonesai (BI) Perwakilan DIY, Yogyakarta. 

E-commerce sendiri sangat berpegaruh besar dalam pemasaran suatu produk. Sebab, melalui internet tentu cakupan pemasaran produk akan semakin besar, dan tentunya memudahkan seseorang dalam memasarkan produknya.

E-commerce di DIY sudah mulai berkembang. Untuk itu, memberikan suatu pelatihan dan pendampingan kepada UMKN merupakan suatu hal yang harus dilakukan oleh BI Perwakilan DIY demi meningkatkan perekonomian masyarakat.

"Peran dalam e-commerce dan digital sangat besar. Biasanya UMKM kan lemah modal, lemah teknologi. Kita bisa mendorong perbankan melakukan pembiayaan dengan memberikan kredit pada UMKM. Kemudian memang juga di bidang akses pasar, kita juga kan banyak itu ada Shopee ada Bukalapak," tambahnya.


BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA