Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Thursday, 20 Rajab 1442 / 04 March 2021

Sarri Akui Kisruh di Stamford Bridge Salah Asistennya

Ahad 21 Oct 2018 13:03 WIB

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Endro Yuwanto

Pelatih Manchester United Jose Mourinho (kiri) berbincang dengan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri seusai laga kedua tim di Stamford Bridge, Sabtu (20/10).

Pelatih Manchester United Jose Mourinho (kiri) berbincang dengan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri seusai laga kedua tim di Stamford Bridge, Sabtu (20/10).

Foto: AP Photo/Matt Dunham
Sarri atas nama klub meminta maaf kepada Mou atas perilaku asistennya.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Laga antara Manchester United (MU) versus Chelsea, Sabtu (20/10), bukan hanya panas di dalam lapangan. Laga yang berakhir dengan skor 2-2 itu juga ternyata panas di pinggir lapangan.

Mourinho yang kalem selama 95 menit tiba-tiba terlibat perkelahian dengan salah seorang asisten Maurizio Sarri, Marco Ianni. Namun kisruh tersebut tak sampai adu jotos karena pihak keamanan dan para pemain serta staf MU turut menahan pelatih berusia 55 tahun tersebut untuk mengejar Ianni.

Atas insiden tersebut, Sarri atas nama klub meminta maaf kepada Mou atas perilaku asistennya. Meskipun ia mengaku tidak melihat apa yang terjadi, namun Sarri telah berbicara dengan Mou, lalu berbicara juga dengan beberapa anggota staf untuk mengetahui apa yang terjadi.

''Saya pikir kami berada di pihak yang salah. Jika saya berbicara kepada anggota staf dan saya sangat keras dengannya (Ianni),'' kata Sarri dikutip dari Sky Sports, Ahad (21/10).

Setelah itu, Ianni langsung meminta maaf kepada Mourinho. ''Si asisten telah datang ke saya dan meminta maaf. Saya katakan, lupakan saja,'' jelas Mou.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA