Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Saturday, 18 Safar 1443 / 25 September 2021

Beberapa Kali Dikritik, Timnas U-19 Kini Mulai Tajam

Sabtu 20 Oct 2018 09:20 WIB

Red: Didi Purwadi

Pelatih Timnas  Indonesia U-19, Indra Sjafri

Pelatih Timnas Indonesia U-19, Indra Sjafri

Foto: Republika TV/Havid Al Vizki
Lini pertahanan Indonesia masih menjadi catatan Indra Sjafri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih Timnas U-19 Indonesia, Indra Sjafri, mengatakan skuatnya terus memperkuat pertahanan untuk menghadapi Qatar di laga keduanya Grup A Piala Asia U-19 2018 pada Ahad (21/10). Namun, Indra mengaku senang sebab timnya mengalami peningkatan dari sisi produktivitas gol.

Ketajaman Timnas U-19 Indonesia terlihat dari dua laga terakhir. Skuat berjuluk Garuda Nusantara ini berhasil mencetak enam gol yakni menang 3-2 dari menghadapi Jordania dan 3-1 dari mengalahkan Taiwan.

''Mungkin karena beberapa kali dikritik, pemain jadi cukup produktif,'' kata Indra usai memimpin timnya berlatih di lapangan sepak bola A Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat, seperti dikutip dari Antara.

Namun, lini pertahanan Indonesia dari dua pertandingan terakhir tersebut masih menjadi catatan Indra Sjafri. ''Ada tiga gol yang masuk ke gawang kami,'' katanya. ''Artinya, kami masih ada pekerjaan rumah.''

Indra menegaskan tidak ingin lagi anak-anak asuhnya kebobolan gol-gol yang sebenarnya bisa diantisipasi. Ketika melawan Taiwan di pertandingan pertama Grup A, Indonesia kebobolan karena pemain salah mengambil keputusan dan organisasi pertahanan juga kurang baik.

Ketika menghadapi Jordania dan Arab Saudi di laga uji coba, Indonesia juga kebobolan oleh gol-gol mudah yang sebenarnya bisa diantisipasi. Pelatih asal Sumatra Barat tersebut tidak ingin kesalahan serupa terulang saat menghadapi Qatar yang di atas kertas lebih kuat dari Taiwan.

''Kami memanfaatkan dua hari persiapan jelang bertemu Qatar untuk memperbaiki itu," kata Indra.

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA