Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Wednesday, 19 Rajab 1442 / 03 March 2021

Garuda Bandung Dampingi SM Pertamina ke Semifinal

Kamis 18 Oct 2018 16:16 WIB

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto

Guard SM Pertamina (kedua kanan) membawa bola saat menghadapi Garuda Bandung pada Turnamen Pramusim IBL Gojek 2018.

Guard SM Pertamina (kedua kanan) membawa bola saat menghadapi Garuda Bandung pada Turnamen Pramusim IBL Gojek 2018.

Foto: Dok IBL
Hans Abraham menjadi aktor di balik keberhasilan Garuda membalik keadaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim Garuda Bandung berhasil melangkah ke semifinal IBL Tournament. Hasil ini membuat Garuda mendampingi SM Pertamina dari Divisi Merah yang lolos ke semifinal. Kepastian Garuda didapat setelah menang 85-71 atas Satya Wacana, Kamis (18/10), di Sritex Arena Solo.

Garuda berhasil bangkit dari ketinggalan di kuarter keempat. Performa Garuda menjadi modal menghadapi laga semifinal.

Skor sama kuat 35-35 terjadi di kuarter kedua. Garuda masih bermasalah dengan komposisi pemain di awal pertandingan. Sehingga membuat Satya Wacana berpeluang mencetak poin.

Namun di kuarter ketiga, keadaan berbalik. Garuda kembali menemukan irama permainan. Three point jump shot dari Diftha Pratama di sisa dua menit kuarter ketiga menjadi titik balik kebangkitan Garuda. Sebab setelah itu, tim asal Bandung ini tetap memimpin hingga akhir.

"Sebenarnya kami hanya belum menemukan irama permainan saja, terutama di awal pertandingan. Tetapi ini tidak boleh terjadi ketika bertanding di semifinal. Apalagi, kalau berhadapan dengan tim-tim besar," ujar pelatih Garuda Andre Yuwadi.

Di kuarter keempat, Garuda menghasilkan 22 poin. Sedangkan Satya Wacana hanya mampu membalas 13 poin.

Hans Abraham menjadi aktor di balik keberhasilan Garuda membalik keadaan. Sepanjang pertandingan, Hans mencetak 14 poin, termasuk 4 dari 7 tembakan tiga angka. Sedangkan poin terbanyak disumbangkan oleh M Reza Fahdani Guntara dan Danny Ray yang menyarangkan 16 poin.

"Seperti yang saya inginkan. Di pre-season ini kami ingin fokus pada permainan kami sendiri. Bukan menyesuaikan dengan permainan orang lain. Tetapi di pertandingan, kami juga harus cepat menemukan ritme permainan. Bukan seperti di tiga laga sebelumnya. Kalau kami salah di awal, akan sulit untuk bangkit. Apalagi melawan tim-tim seperti Pelita Jaya dan Satria Muda," jelas Andre.

Di kubu Satya Wacana, Andre Adrianno mencetak 23 poin. Sedangkan Bryan Adha Praditya mencetak double-double dengan koleksi 12 poin dan 12 rebound. Dengan empat kekalahan beruntun, Satya Wacana harus pulang lebih dulu dari IBL Tournament.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA