Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Dana Pemulihan Pulau Sapudi Pascagempa Diprediksi Rp 24 M

Jumat 12 Oct 2018 14:34 WIB

Rep: Dadang Kurnia/ Red: Gita Amanda

Gempa di Situbondo, Jatim, Kamis (11/10, menyebabkan sejumlah bangunan rusak.

Gempa di Situbondo, Jatim, Kamis (11/10, menyebabkan sejumlah bangunan rusak.

Foto: dok BNPB
Pemulihan Pulau Sapudi ditargetkan selesai dalam 21 hari.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Gubernur Jawa Timur Soekarwo menargetkan pemulihan Pulau Sapudi, Sumenep, Madura, setelah diguncang gempa, bisa selesai dalam waktu 21 hari. Soekarwo mengungkapkan, berdasarkan data sementara, rumah rusak di Pulau Sapudi akibat diguncang gempa mencapai 317 unit.

Berdasarkan data tersebut, lanjut pria yang akrab disapa Pakde Karwo itu, biaya yang diperlukan untuk pemulihan diperkirakan mencapai Rp 23,7 miliar. Namun, lanjut Pakde Karwo, itu hanya perhitungan sementara. Menurutnya, untuk pastinya, masih dilakukan penghitungan oleh tim.

"Anggaran belum dihitung sebenarnya. Kemarin data sementara rumah yang rusak itu 317 unit. Itu sementara saja diperkirakan Rp 23,7 miliar itu untuk pemulihan," ujar Soekarwo seusai mengikuti upacara upacara Hari Jadi Jawa Timur yang ke-73 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (12/10).

Soekarwo menegaskan, meskipun Pulau Sapudi terletak jauh dari pusat Kabupaten Sumenep, material yang dijual untuk pembangunan nantinya akan dibeli dengan harga grosir. Dia menambahkan, jika penyedia material enggan menjualnya dengan harga grosir, maka nantinya material akan dikirim dari Surabaya.

"Di Sumenep nanti materialnya harga grosir bukan harga eceran. Kalau tidak mau harga grosir, kita angkut dari sini (Surabaya). Nanti ngangkut pakai kapalnya sekitar 2,5 jam, kemudiam diangkut oleh mobilnya tentara. Kan jadinya sama saja," kata Soekarwo.

Soekarwo kemudian mengaku, dirinya sudah mengumpulkan tokoh masyarakat di lokasi terdampak gempa. Tujuannya agar saat pembangunan, masyarakat sekitar tidak hanya jadi penonton saja. Tetapi mereka ikut membantu tentara dalam memperbaiki rumah-rumah yang rusak akibat gempa.

"Kemarin saya kumpulkan tokoh-tokohnya. Saya endak mau dibangun tapi sampean (masyarakat) hanya duduk-duduk dan pembangunan hanya dilakukan polisi dan tentara. Mereka bilang siap ikut, kalau nggak ngikut urusan sama saya (tokoh masyarakat)" kata Soekarwo.

Seperti diketahui, gempa bumi berkekuatan 6,3 skala richter (SR) terdadi di 61 kilometer timur laut Situbondo pada Kamis (11/10) dini hari. Peristiwa gempa tersebut berdampak parah di wilayah Pulau Sapudi, Kabupaten Sumenep, Madura Jawa Timur.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA