Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Sunday, 4 Syawwal 1442 / 16 May 2021

Apa yang Terjadi di Tubuh Ketika Tiap Hari Makan Pisang

Senin 08 Oct 2018 08:31 WIB

Rep: Desy Susilawati/ Red: Indira Rezkisari

Buah pisang.

Buah pisang.

Foto: Pixabay
Pisang kaya kalium, sumber penjaga sel tubuh berfungsi stabil.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Anda menyukai pisang dan mengonsumsinya setiap hari? Kira-kira apa yang terjadi bila Anda makan pisang terlalu banyak?

Pisang tumbuh di 107 negara dan mewakili tanaman keempat yang paling berharga secara global. Pisang penuh dengan potasium sehat, serat, vitamin C, dan B6.

Kaya akan kalium
Kalium adalah nutrisi penting yang ditemukan di setiap sel tubuh, digunakan untuk menghasilkan muatan listrik yang membuat sel berfungsi dengan benar. Ini juga membantu menjaga detak jantung tetap stabil, memicu pelepasan insulin untuk mengontrol gula darah, dan mendukung tekanan darah yang optimal.

Orang dewasa yang sehat dianjurkan untuk mengonsumsi antara 3.500 sampai 4.700 mg potasium per hari, tergantung pada gaya hidup dan faktor lainnya. Pisang rata-rata mengandung sekitar 450 mg nutrisi penting ini.

Tekanan darah sehat
Sebagian besar dari kita berpikir terutama tentang sodium ketika ingin menurunkan tekanan darah. Pada kenyataannya, keseimbangan natrium dan kalium akan mendukung tekanan darah yang sehat.

Diperkirakan bahwa kurang dari dua persen orang dewasa AS memenuhi asupan harian potasium yang disarankan. Artinya, keseimbangan natrium dan kalium untuk tekanan darah yang sehat masih dalam titik kritis untuk terwujud.

Risiko kanker
Makan banyak buah dan sayuran segar menurunkan risiko kanker secara keseluruhan. Karena makanan ini kaya nutrisi tanpa tambahan garam yang mengganggu, gula rafinasi, pengawet kimia, dan pewarna makanan.

Pisang khususnya adalah sumber vitamin C yang baik, yang membantu pembentukan radikal bebas penyebab kanker. Kandungan seratnya yang tinggi juga dianggap mengurangi risiko kanker kolorektal.

Tingkatkan kesehatan jantung
Sodium memiliki dampak negatif pada jantung. Meningkatkan potasium sambil mengurangi sodium mungkin merupakan perubahan paling penting yang dapat Anda buat untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular.

Satu penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi setidaknya 4.069 mg kalium per hari memiliki risiko kematian yang mengejutkan 49 persen lebih rendah dari penyakit jantung iskemik daripada mereka yang mengonsumsi kurang dari 1.000mg. Pisang meningkatkan kesehatan jantung karena kaya serat, vitamin C, dan B6 pada pisang sangat penting untuk jantung yang kuat.

Baik untuk pencernaan
Dokter masih merekomendasikan diet BRAT atau banana, rice, apple, toast alias pisang, nasi, saus apel, dan roti panggang) untuk penderita gangguan pencernaan.

Tak hanya pisang relatif hambar dan mudah dicerna, pisang menggantikan elektrolit penting seperti kalium yang hilang dalam jumlah besar selama serangan diare. Kandungan serat pisang juga membantu meningkatkan keteraturan, dilansir dari HHDResearch.org.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA