Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Thursday, 3 Ramadhan 1442 / 15 April 2021

Rossi Hanya Dapat Teguran Setelah Gagal Tes Doping

Rabu 03 Oct 2018 00:46 WIB

Rep: MGROL110/ Red: Israr Itah

Giuseppe Rossi

Giuseppe Rossi

Foto: EPA-EFE/SIMONE ARVEDA
Ia lolos dari larangan bermain satu tahun setelah menjalani sidang.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- Mantan pemain depan Manchester United, Giuseppe Rossi, akhirnya lolos dari larangan bermain satu tahun setelah menjalani sidang, Senin (1/10). Meskipun sebelumnya gagal dalam tes doping, Rossi hanya diberi teguran setelah sidang selesai.

Pemain yang telah mengoleksi 30 cap bersama timnas Italia itu menyampaikan kelegaannya di akun Twitter miliknya setelah keputusan skorsing dicabut. "Sebuah mimpi buruk empat bulan sudah berakhir. Saya hanya ingin berpikir tentang sepak bola," tulisnya di unggahan terbarunya.

Dorzolamide adalah substansi yang dinyatakan positif digunakan oleh Rossi. Substansi ini biasanya ditemukan pada obat tetes mata dan bisa digunakan oleh atlet sesuai penangan medis. Namun, jika dorzolamide tidak diaplikasikan pada mata, ini bisa digunakan sebagai obat diuretik atau masking agent, yang dapat menyembunyikan zat terlarang dalam urin dan sampel lainnya.

"Kami tidak mengerti bagaimana substansi ini berakhir di makanan Rossi, tidak ada kesengajaan,” kata pengacaranya Sergio Puglisi Maraja setelah sidang, dikutip dari BBC.

Pengacara Rossi juga menambahkan, bahwa semuanya murni kesalahan dan jaksa hanya memberinya teguran. Dari semua pemeriksaan tidak ditemukan bukti jika Rossi menggunakannya untuk hal menyimpang. Dosis yang ditemukan juga minimal.

“Memang benar bahwa beberapa kesalahan sudah dipastikan tetapi hanya teguran yang dijatuhkan, sanksi yang adil. Dari semua pemeriksaan, tidak ada tanda-tanda niat ditemukan dan penggunaannya hanya dosis minimal,” kata Sergio, dikutip dari AP.

Sergio juga berpesan agar kliennya itu lebih berhati-hati. Sebab, Rossi tidak tahu di mana ia bisa mengonsumsi makanan yang mengandung subtansi itu. Tes doping itu dilakukan pada Mei setelah Rossi bermain untuk Genoa pada akhir musim Serie A.

"Dia harus lebih berhati-hati, tetapi dia masih tidak mengerti di mana dia bisa mengonsumsi produk ini," kata Sergio.

Rossi membutuhkan empat operasi lutut dari Oktober 2011 hingga September 2014. Dia bermain di Spanyol pada tahun 2016 ketika dia menderita cedera otot ACL di lutut kirinya. Rossi bergabung dengan Genoa pada Desember lalu dengan status bebas transfer dan mencetak satu gol dalam 10 pertandingan selama paruh kedua musim lalu.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA