Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Friday, 15 Zulqaidah 1442 / 25 June 2021

Misi Jerman Satukan Benua Biru Lewat Piala Eropa 2024

Sabtu 29 Sep 2018 16:04 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Endro Yuwanto

Kanselir Jerman, Angela Merkel

Kanselir Jerman, Angela Merkel

Foto: AP
Jerman ingin sama-sama menegakkan isu HAM di Benua Biru.

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Jerman akhirnya memenangkan perebutan status tuan rumah penyelenggara Piala Eropa 2024. Jerman mengalahkan satu-satunya pesaing yakni Turki yang awalnya juga ngotot untuk jadi host Piala Eropa.

Kanselir Jerman Angela Merkel merasa bangga negaranya kembali akan mendapat kesempatan untuk jadi penyelenggara event sepak bola terbesar kedua dunia. Merkel yang menjabat sebagai kanselir sejak 2005 silam sebelumnya pernah membawa negaranya sukses menjadi tuan rumah Piala Dunia 2006.

"Selamat untuk semua rakyat Jerman atas kepercayaan jadi tuan rumah Piala Eropa 2024. Kami menantikan pertandingan-pertandingan hebat di Euro untuk semua pengunjung dengan semua pecinta sepak bola di dunia," kata Merkel, dikutip DFB, Sabtu (29/9).

Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas mengatakan, perjuangan Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) dan semua pemerintah kota di Jerman untuk meyakinkan UEFA patut diapresiasi. Keseriusan DFB dan pemerintah kota di Jerman menurut Maas menjadi bukti rasa optimisme Jerman untuk kembali jadi tuan rumah yang sukses.

Maas mengatakan, Jerman punya visi khusus di Piala Eropa 2024 nanti. Negara tersebut ingin menjadikan turnamen Piala Eropa sebagai ajang menggalang persatuan bangsa-bangsa di Eropa. Jerman ingin sama-sama menegakkan isu hak asasi manusia (HAM) di seluruh daratan Benua Biru.

"Turnamen ini jadi kesempatan untuk memperlihatkan kepada dunia tentang keterbukaan pikiran, toleransi, rasa hormat, dan kebebasan berpendapat. Kami harus menjadikan Piala Eropa untuk satu kesatuan negara-negara Eropa," ujar Maas.

Jerman terakhir kali menjadi tuan rumah Piala Eropa pada 1988 silam. Saat itu Jerman masih terbelah dua menjadi Jerman Barat dan Jerman Timur. Piala Eropa 1988 diadakan di Jerman Barat. Dengan begitu, Piala Eropa kali ini pertama kali diadakan di Jerman dalam keadaan bersatu.

CEO dari anggota presidium DFL dan DFB Christian Seifert mengimbau kerja sama pemerintah kota dan klub-klub Bundesliga untuk merawat dan mengembangkan infrastruktur di Piala Eropa. Masih ada enam tahun lagi jelang Piala Eropa 2024. Klub harus dan otoritas pengelola stadion harus memikirkan sejak sekarang apa saja pembenahan yang harus dilakukan agar stadion penyelenggara Piala Eropa 2024 benar-benar sesuai dengan standar kelayakan.

Beberapa stadion yang akan dpercaya sebagai penyelenggara Piala Eropa 2024 ialah Stadion Olimpia Berlin, Alianz Arena Muenchen, ESPRIT Arena di Dusseldorf, Marcedes-Benz Arena di Stutgart, Stadion Rhein Energie di Koln, Imtech Arena di Hamburg, Red Bull Arena di Leipzig, Signal Iduna Park di Dortmund, Veltins Arena di Gelsenkirchen, dan Commerzbank Arena di Frankfurt. Nyaris semua stadion untuk Piala Eropa 2014 ini merupakan penyelenggara Piala Dunia 2006.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA