Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Tuesday, 29 Ramadhan 1442 / 11 May 2021

Wawali Kota Malang tak Tahu Jadi Korwil TKD Jokowi-Ma'ruf

Selasa 25 Sep 2018 20:57 WIB

Rep: Wilda Fizriyani/ Red: Esthi Maharani

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Joko Widodo-Maruf Amin, Machfud Arifin seusai memimpin rapat perdana TKD Jatim di Hotel Wyndham Surabaya, Selasa (25/9).

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk Joko Widodo-Maruf Amin, Machfud Arifin seusai memimpin rapat perdana TKD Jatim di Hotel Wyndham Surabaya, Selasa (25/9).

Foto: Republika/Dadang Kurnia
Sementara Walikota Malang Periode 2018- 2023, Sutiaji menyatakan kenetralannya

REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko mengaku, belum mengetahui dirinya telah dipilih sebagai Korwil Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan calon presiden (capres) Jokowi-Ma'ruf. Ia baru tahu informasi tersebut saat ditanyai oleh awak media di Balaikota Malang baru-baru ini.

"Saya belum tahu jadi belum bisa komentar. Kita lihat nanti saja resminya bagaimana," kata Sofyan kepada wartawan.

Di kesempatan serupa, Walikota Malang Periode 2018 hingga 2023, Sutiaji menyatakan kenetralannya. Dia tak ingin berpihak ke salah satu pasangan capres untuk pemilihan mendatang. Hal ini diungkapkannya karena dirinya saat ini masih berstatus sebagai Aparatur Negara Sipil (ASN).

Sebelumnya, sejumlah nama kepala daerah telah ditetapkan sebagai Tim Kampanye Daerah (TKD) pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin di Jawa Timur. Nama-nama kepala daerah tersebut telah tercatat sebagai koordinator wilayah (korwil) di wilayahnya masing-masing. Sebagian besar kepala daerah diusung ini juga diusung oleh partai pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Dari 38 kabupaten/kota di Jatim, hanya delapan kabupaten/kota yang bupati/wali kotanya tidak masuk dalam TKD Jokowi-Maruf Amin di Jatim. Namun wakil kepala daerahnya dipastikan berasal dari partai koalisi pengusung Jokowi-Ma'ruf. Salah satu di antaranya terlihat dari Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko yang diusung oleh Partai Golkar sedangkan Walikota Sutaji kader dari partai Demokrat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA