Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Mendikbud: Semua CPNS Harus Memiliki Wawasan Nusantara

Senin 13 May 2019 22:54 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Andi Nur Aminah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyampaikan materi saat menjadi pembicara dalam acara Silaturahmi Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Indonesia di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/4/2019).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyampaikan materi saat menjadi pembicara dalam acara Silaturahmi Nasional Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah Se-Indonesia di Universitas Muhammadiyah Surabaya, Jawa Timur, Selasa (9/4/2019).

Foto: Antara/Moch Asim
penyelesaian masalah pendidikan di Indonesia harus berwawasan nusantara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy bersilaturahim dengan 650 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Silaturahmi ini sekaligus membuka kegiatan Latihan Dasar CPNS Kemendikbud tahun 2019.

Sebanyak 172 CPNS yang berada di wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, Depok, dan Bekasi (Jabodetabek), mengikuti acara pembukaan latihan dasar di ruangan Graha Utama, Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta. Dalam acara ini Mendikbud juga berdialog dengan peserta latihan dasar di Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) di daerah melalui sambungan telepon (teleconference).

"Birokrasi zaman now telah direformasi oleh kabinet kerja. Sehingga, CPNS yang ramping, lincah, dan memiliki talenta di sebuah lini sangat diperlukan," ujar Muhadjir saat pembukaan Latihan Dasar CPNS Kemendikbud Tahun 2019, di Jakarta, Senin (13/5).

Muhadjir mengafirmasi para CPNS untuk selalu belajar dengan meningkatkan kemampuan bahasa dan teknologi. "Tingkat kemampuan bahasa dan teknologi harus dimiliki. Jangan berpuas diri, dan berhenti karena sudah jadi PNS," ujarnya.

Ia juga berpesan agar para CPNS memiliki wawasan nusantara untuk bertugas sebagai abdi negara. Sebab, penyelesaian masalah pendidikan di Indonesia tidak bisa berlangsung secara parsial namun harus dengan wawasan nusantara.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Didik Suhardi menjelaskan pemagangan bagi CPNS berlangsung sebagai inovasi latihan dasar. Pemagangan ini, ditambahkan Didik, juga dimaksudkan untuk membangun jaringan agar komunikasi pekerjaan mudah dilakukan. "Para CPNS ini akan melakukan pemagangan di wilayah tempat bekerja agar tahu urusan yang dilakukan Kemendikbud," kata Didik.

 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA