Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Siswa Alami Kendala di Hari Pertama UNBK SMK

Senin 25 Mar 2019 16:59 WIB

Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Esthi Maharani

Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

Sejumlah siswa mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK)

Foto: Republika/Prayogi
SMKN 1 Depok, Sleman yang sempat mengalami keterlambatan untuk log in ke sistem

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di hari pertama secara keseluruhan relatif berjalan lancar. Namun, ada beberapa kendala yang dihadapi beberapa SMK di DIY.

Salah satunya SMKN 1 Depok, Sleman yang sempat mengalami keterlambatan untuk log in ke sistem saat pelaksanaan UNBK. Sebab, pengaktifan token terlambat untuk masuk ke sistem atau server. Bahkan, keterlambatannya mencapai sekitar enam menit.

"Ada lima sampai enam menit saat pelaksanaan di sesi satu. Itu bukan server sekolah. Tapi memang dari pusatnya yang lama," kata Kepala Sekolah SMKN 1 Depok, Sleman, DIY, Suprapto, Senin (25/3).

Walaupun ada keterlambatan, namun hal itu tidak berpengaruh terhadap pelaksanaan UNBK di sekolah tersebut. Sehingga, pada sesi ke dua hingga sesi ke tiga, pelaksanaan tetap pada waktu yang telah direncanakan.

"Sesi kedua dan tiga langsung muncul tokennya, tidak ada lagi keterlambatan," ujarnya.

Ada 280 siswa yang mengikuti UNBK di SMKN 1 Depok, Sleman. Pihaknya pun juga menyiapkan tiga ruangan dengan pengadaan komputer sebanyak 35 komputer per tiap ruangan.

Sementara itu, SMKN 3 Yogyakarta tidak mengalami kendala apapun. Kepala Sekolah SMKN 3 Yogyakarta, Bujang Sabri mengatakan, tidak ada kendala seperti keterlambatan munculnya token saat UNBK akan dimulai.

"Alhamdulilah tidak ada kendala, lancar. Secara teknik tidak ada permasalahan, artinya siswa mengerjakan UNBK sesuai jadwal," kata Bujang.

Untuk listrik dan jaringan internet pun juga tidak ada masalah. Pelaksanaan UNBK di SMKN 3 Yogyakarta ini diikuti oleh 560 siswa dengan dua sesi.

"Kita ada 320 komputer, karena siswa 560 maka kita jadikan dua sesi," kata Bujang.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA