Thursday, 16 Jumadil Akhir 1440 / 21 February 2019

Thursday, 16 Jumadil Akhir 1440 / 21 February 2019

Mau Lancar berbahasa Inggris, Beginilah Caranya

Kamis 04 Oct 2018 17:06 WIB

Rep: nora azizah/ Red: Hiru Muhammad

Pembelajaran bahasa bisa dimulai dari membiasakan mendengar dan mengucapkan

Pembelajaran bahasa bisa dimulai dari membiasakan mendengar dan mengucapkan

Foto: dok NEO
Siswa dapat mempelajari bahasa Inggris secara digital

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ada empat hal yang biasa dilakukan manusia dalam mempelajari bahasa, yakni mendengar, menghafal, menulis dan mengucapkan.

Namun, di Indonesia umumnya orang mempelajari bahasa, terutama bahasa asing dengan menulis terlebih dahulu sehingga kemampuan mendengar dan mengucapkan menjadi kurang diperhatikan. 

Padahal manusia sejak kecil belajar bahasa yang pertama dilakukan adalah dengan mendengar dan mengucapkan dengan benar, bukan menulis. "Kami  mengucapkan lafal bahasa Inggris dengan benar," kata Global CEO Nexgen English Online co. & Dyned International, Ian Stuart Adam, Rabu (3/10). 

Menurutnya, apabila seseorang sudah bisa mendengar, dan membaca, maka pekerjaan menulis akan lebih mudah. Pola pembelajaran seperti itu kini ditawarkan secara digital melalui program yang disebut sebagai nexgen english online (NEO).

Program ini merupakan pembelajaran Bahasa Inggris secara global dan terintegrasi dengan ponsel pertama yang pertama di Indonesia. Sehingga mereka yang menggunakan aplikasi ini akan  memperoleh kemahiran berbahasa inggris,  mampu beradaptasi dengan perkembangan pembelajaran pengguna melalui kecerdasan buatan dan sistem pengenal suara.

Saat ini, mempelajari Bahasa Inggris menjadi lebih mudah dengan perkembangan platform digital. Teknologi ponsel akan menawarkan kesempatan meningkatkan kemampuan yang dimiliki banyak orang di seluruh dunia, dan juga memperluas penggunaan kecerdasan buatan.

Konten yang dipersonalisasi juga menjadi kunci dari teknologi pembelajaran digital. Sistem adaptif yang berdasarkan pada big data dan kecerdasan buatan sekarang berada dalam genggaman. Sehingga semua orang dapat menentukan cara pembelajaran yang tepat sesuai kebutuhan dan jadwal tiap pengguna.

Salah satu keuntungan dari pembelajaran digital adalah fleksibilitas yang memungkinkan pengguna menyesuaikan dengan jadwal pribadi sehingga menghemat waktu dan mengintegrasikan pembelajaran dalam gaya hidup personalnya.

Meski sibuk dan banyak tantangan dalam memperoleh edukasi berkualitas, lokasi dan jarak tidak lagi menjadi hambatan untuk banyak orang. "Platform digital memberikan fleksibilitas serta kemudahan akses bagi professional yang ingin belajar," kata Indonesia Chief Representative Officer for nexgen English online. Co, Artnandia Priaji.

Bagi para siswa yang berminat belajar bahasa Inggris secara digital melalui ponsel dapat mengikuti tes penempatan. Ada tiga tingkatan yang ditawarkan. Yakni, A1 hingga A2 yang ditempuh selama lima bulan, B1 dan B2 yang ditempuh selama 6 bulan dan C1 selama 7 bulan. Biaya yang dikenakan bagi tiap tingkatan sebesar 75 dolar AS. 

Siswa yang lulus akan diberikan sertifikat yang dapat dikonversi sesuai kebutuhan. Termasuk untuk jenjang TEOFL atau sederajat. "Goal kami adalah anda bisa fasih berbahasa Inggris sehingga mengikuti ujian apapun akan lulus," kata Ian. 

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA