Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

Sabtu, 7 Zulhijjah 1439 / 18 Agustus 2018

Kemendikbud Imbau Guru Fokus Tingkatkan Kompetensi

Rabu 08 Agustus 2018 10:51 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Esthi Maharani

Uji kompetensi guru

Uji kompetensi guru

Foto: agung fatma putra
Guru tidak boleh terlibat politik praktis

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaa (Kemendikbud), Supriano mengatakan, masih banyak pekerjaan rumah yang lebih besar dan krusial yang harus dijalankan para guru daripada sekadar menjadi bagian dari politik praktis. Karena itu dia mengimbau agar guru berfokus untuk meningkatkan kompetensi.

“Guru, apalagi yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) kan tidak boleh untuk terlibat dalam politik praktis,” kata Supriano di Jakarta, Selasa (7/8).

Dia menjelakan, kompetensi guru sangat penting ditingkatkan agar dapat mendidik siswa-siswa menjadi lebih baik. Selain itu guru yang berkualitas juga dipercaya bisa semakin mencerdaskan bangsa di tengah-tengah persaingan global dan maraknya demam revolusi industri 4.0 yang serba berbasis digital.

“Tugas mulia guru itu adalah mencerdaskan bangsa, apalagi kita mau menhadapi era revolusi industry 4.0. siswa kita harus betul-betul dididik dengan baik,” tegas dia.

Sebelumnya beberapa komunitas guru seperti Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) sama-sama menegaskan bahwa guru harus bersikap netral. Terlebih, saat ini Indonesia sedang dihadapkan pada perhelatan politik akbar, yaitu Pilpres 2019.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

REPUBLIKA TV

Brigjen Mohammad Iqbal

Sabtu , 18 Agustus 2018, 10:39 WIB